Diperbarui: 26 Okt
SETELAH tentara Jepang kalah dalam Perang Dunia II, Korea memerdekakan diri meski akhirnya terpecah menjadi Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel). Negara-negara baru itu memperkuat diri antara lain dengan membangun militernya. Didirikannya sekolah kadet pertahanan yang belakangan menjadi Akademi Militer Korea merupakan salah satu upaya yang diambil Korsel. Di sekolah itu dua bekas guru masuk: Kim Jae Gyu dan Park Chung Hee.
Kim Jae Gyu merupakan pemuda asal Gumi, Gyeongsang Utara, yang tak setahun jadi guru sekolah menengah. Daripada terus berceloteh di depan kelas, pria kelahiran 1924 ini lebih tertarik masuk sekolah militer pada 1946.
Sementara, Park Chung Hee dulunya guru pada sebuah sekolah dasar di Mungyong, Provinsi Kyongsang Utara. Park, yang lebih tua enam tahun dari Kim, juga sebentar jadi guru dan kemudian masuk sekolah militer. Sebelum bersama-sama di akademi itu, Park sudah pernah belajar di Akademi Militer Manchukuo dan Akademi Militer Jepang di Tokyo.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















