- 15 Mei 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 5 Agu
KENDATI jarang dikenal orang, nama Siau lumayan sering muncul awal Mei lalu menyusul meletusnya Gunung Ruang. Pulau di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) itu memainkan peran penting buat penduduk yang mengungsi lantaran dipilih pemerintah kabupaten menjadi lokasi evakuasi.
“Penjabat Bupati Sitaro, Joi Eltiano B Oroh, mengatakan jika seiring dengan meningkatnya aktivitas Gunung Ruang, ratusan warga harus dipindahkan secepatnya menggunakan kapal laut, dan Pulau Siau adalah daerah paling dekat dan cepat untuk dituju,” demikian diberitakan kumparan.com, 1 Mei 2024.
Kendati nama Siau jauh dari populer, dahulu pulau yang berjarak 150 km dari Manado dan 366 km dari General Santos City, Filipina itu punya sebuah kerajaan Kristen. Namanya sama dengan nama pulaunya, Kerajaan Siau. Menurut Jessy Wenas dalam Sejarah dan Kebudayaan Minahasa, Kerajaan Siau sudah lebih dulu Kristen daripada masyarakat Minahasa di daratan Sulawesi Utara.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















