top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Sambil Berhaji Menimba Ilmu

Dahulu momen ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual tapi juga intelektual. 

1 Nov 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi Makkah abad ke-19 yang tidak hanya pusat ibadah tapi juga ilmu pengetahuan. (Khalili Foundations).

Diperbarui: 7 Jan

PERIODE keemasan Islam di Asia Barat, utamanya Baghdad, memang perlahan runtuh di abad ke-14. Namun, komunitas cendekiawan sains maupun agama masih bertahan di kawasan Hejaz, khususnya di Makkah dan Madinah. Ke dua kota suci itu pula kalangan Islam terpelajar di Nusantara berhaji sekaligus menimba ilmu. Sebab, sedari abad ke-15 hingga ke-20, menjalankan rukun Islam yang kelima itu bukanlah hal mudah apalagi murah bagi para muslim Nusantara. Tak ayal banyak yang memanfaatkan momen berhaji untuk sekaligus belajar dengan para cendekiawan dan ulama di Makkah dan Madinah.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page