top of page

Sanghyang Siksa Kandang Karesian, Pedoman Masyarakat Sunda

Sebuah kitab pedoman hidup dibuat pada masa Prabu Jayadewata. Penerapannya dapat membendung pengaruh agama Islam.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian. (manuscript-cultures.uni-hamburg.de).

14 Jan 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 3 Jun

PENYEBARANAN agama Islam yang gencar pada abad ke-16 nyaris membuat Kerajaan Sunda yang Hindu tamat riwayatnya.  Namun, di era pemerintahan Prabu Jayadewata atau Sri Baduga Maharaja (1482-1521), pengaruh Islam di pusat Kerajaan Sunda, Pakuan Pajajaran, berhasil dibendung.


Selama kurang lebih 39 tahun masa pemerintahannya, Jayadewata mampu menjaga ajaran Hindu tetap hidup di Pajajaran. Bagaimana sang raja melakukannya? 


Dikisahkan Carita Parahyangan, dalam Sejarah Nasional Indonesia Jilid II karya Nugroho Notosusanto, dkk, Prabu Jayadewata membuat sebuah kitab pedoman hidup bernama Sanghyang Siksa Kandang Karesian (SSKK). Naskah berangka tahun 1440 Saka, atau 1518 Masehi ini bersifat ensiklopedis. Isinya memberikan gambaran tentang pedoman moral umum, dan bekal praktis untuk kehidupan bermasyarakat di Sunda Pajajaran.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
transparant.png
bottom of page