top of page

Sarung Tinju Muhammad Ali Punya Cerita

Sarung tinju bekas Muhammad Ali dilelang puluhan miliaran rupiah. Lengkap dengan tanda tangan lawan yang menumbangkannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sarung tinju Cassius Marcellus Clay Jr. alias Muhammad Ali dari duel tahun 1963 yang dilelang. (Stuart Bull Auctions).

1 Okt 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 15 Jan

SEBUAH sarung tinju merah lusuh yang pernah dikenakan Muhammad Ali pada 1963 masuk Rumah Lelang Stuart Bull Auctions. Walau hanya sebelah, diyakini memorabilia penting petinju legendaris bernama lahir Cassius Marcellus Clay Jr. itu bakal laku puluhan miliar rupiah.


“Kami meyakini itu sarung tinju Cassius Clay paling penting yang pernah dipakainya. Setahun kemudian ia mengubah namanya jadi Muhammad Ali, jadi jika bukan karena sarung tinju ini mungkin kita takkan pernah mendengar tentang dia,” klaim Stuart Bull, direktur sekaligus pemilik rumah lelang itu, dikutip BBC, Senin (30/9/2024).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page