top of page

Sebelum Jenderal Soeprapto Pergi

"Sedih tidak kalau Bapak meninggal dunia?" tanya Jenderal Soeprapto pada putri sulungnya sehari sebelum digiring ke Lubang Buaya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Letjen TNI (Anumerta) Raden Soeprapto. (Ilustrasi M.A. Yusuf/Historia.ID).

29 Sep 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 5 Jun

HARI itu, 29 September 1965, batin Ratna Purwati bergetar saat mendengar satu pertanyaan dari ayahnya, Deputi II/Administrasi Menpangad Mayjen Raden Soeprapto. Pasalnya, kematian tak pernah jadi topik pembicaraan ayahnya saat sedang luang di kediamannya di Jalan Besuki, Menteng, Jakarta Pusat.


Sebagai anak tertua, Ratna memang paling sering diajak ‘ngobrol’ oleh ayahnya. Dalam buku Tujuh Prajurit TNI Gugur 1 Oktober 1965: Tuturan Anak-Anak Pahlawan Revolusi, Keluarga Korban, dan Saksi pada Peristiwa Dini Hari, 1 Oktober 1965, ia mengenang, seringkali ayahnya memberi banyak nasihat dan sangat serius ketika mengupas suatu persoalan. Tapi, soal kematian tidak pernah dibicarakan. Oleh karenanya, ucapan sang ayah di hari itu dirasa sangat ganjil oleh Ratna.


“Kamu sedih tidak kalau Bapak meninggal dunia?” tanya Jenderal Soeprapto.


“Bapak ngomong apa sih?” Ratna bertanya balik.


Obrolan pun berhenti sampai di situ. Selebihnya, anak dan bapak itu tenggelam dalam diam.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
transparant.png
bottom of page