top of page

Kisah Lucu di Balik Kerusuhan Mei 1998

Kisah tiga hari kru heli TNI AU antar-jemput pasukan keamanan kala Jakarta porak-poranda. Ada kejadian nyeleneh.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Helikopter serbaguna SA 330 Puma TNI Angkatan Udara (tni-au.mil.id)

29 Mei 2022
7 menit membaca

Diperbarui: 13 Mei

DALAM sekejap, air muka Kolonel (Tek.) Susanto yang datar berubah tegang. Tak lama kemudian, membuncahkan gelak tawa. Begitu seterusnya kala sosok personil staf Dinas Aeronautika TNI AU itu mengenang masa tugas dadakan dalam tiga hari pertama Peristiwa Mei 1998 (13-15 Mei 1998).


Tanpa mengurangi rasa hormat pada para korban sipil maupun aparat di periode mencekam itu, ia mengisahkan banyak kenangan yang membuatnya merinding bak beberapa adegan film sungguhan, lucu, dan bahkan bikin geleng-geleng kepala saking nyelenehnya. Ketika itu Susanto masih berpangkat letnan satu (lettu) teknik di Skadron 8 TNI AU yang berbasis di Pangkalan Udara Atang Sendjaja (Lanud ATS).


“Dulu kita itu, begini ya, saat ramai dolar melejit (krisis ekonomi) terus ada ancaman mahasiswa yang mau demo segala macam, kita lagi ngumpul di ruang biliar. Biasa, lagi waktu rehat. Terus salah satu kawan menyetel TV, lihat ada pom bensin dibakar. ‘Eh, Jakarta ramai,’ katanya. Itu kira-kira sebelum sore, kita belum apel siang kok,” ujarnya kepada Historia.ID.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page