top of page

Sengketa Masa Lalu Jepang dan Korea

Apakah permintaan maaf bisa menyelesaikan persoalan yang terjadi di masa lalu antara Jepang dan Korea?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Yasukuni Jinja atau Kuil Yasukuni tahun 2010. (Wikimedia Commons).

  • 12 Okt 2010
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 11 Des 2025

SEJARAH bermula dan berakhir di sini. Pada 1869, Kaisar Meiji memerintahkan pembangunan Shokonsha –kini dikenal dengan nama Kuil Yasukuni– untuk mengenang jiwa warga Jepang yang berkorban bagi negara sejak 1853.


Kini, lebih dari 2.466.000 nama, dari Perang Boshin hingga Perang Dunia II, terlepas dari pangkat atau status sosialnya, tercatat di kuil ini. Ada nama-nama tentara bekas jajahannya (Korea dan Taiwan) yang terbunuh dalam perang. Ada pula nama 14 orang yang dinyatakan sebagai penjahat perang Kelas A setelah Perang Dunia II, termasuk Perdana Menteri Jenderal Hideki Tojo yang dieksekusi pada 1948. Dua kali setahun, di musim semi dan musim gugur, sebuah ritual diadakan, di mana kaisar memberikan persembahan untuk mereka.


Tapi bagi perdana menteri Jepang, berkunjung ke Yasukuni adalah sebuah masalah. Negara tetangga mereka, China dan Korea, akan meneriakkan protes karena bagi mereka penghuni Yasukuni adalah penjahat perang. Mengunjungi Yasukuni berarti menghormati penjahat perang. Inilah kesadaran kolektif yang terpatri dalam pikiran rakyat China dan Korea.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Menteri urusan Bank Sentral ditangkap dan diadili. Dituduh subversi, korupsi, hingga banyak istri.
bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Bukan hanya keberaniannya, tapi ketaatannya dalam beragama patut dijadikan teladan.
Bukan hanya keberaniannya, tapi ketaatannya dalam beragama patut dijadikan teladan.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Lagu-lagu hasil kolaborasi biasanya awet sepanjang zaman.
Lagu-lagu hasil kolaborasi biasanya awet sepanjang zaman.
Sapi yang disucikan tercemar ketika masuk ranah politik menjadi politik dagang sapi.
Sapi yang disucikan tercemar ketika masuk ranah politik menjadi politik dagang sapi.
transparant.png
bottom of page