- 29 Apr 2018
- 3 menit membaca
Diperbarui: 19 Apr
DI GARUT, Otang (88) masih ingat peristiwa itu. Sekira tahun 1947, sebuah pertunjukan drama berjudul Nantikan Aku di Seberang Jembatan Emas (karya Mayor Mohamad Rivai, seorang perwira Divisi Siliwangi) telah digelar. Rakyat pun menyambut secara antusias drama yang dimainkan oleh para prajurit tersebut. Itu terbukti dengan adanya permintaan waktu pertunjukan: dari hanya dua hari menjadi empat hari.
“Orang berbondong-bondong datang ke lapangan Talun (yang menjadi tempat pertunjukan itu diadakan) hanya untuk cari hiburan di tengah perang,”ungkap eks anggota lasykar BPRI (Barisan Pemberontak Rakjat Indonesia) Bandung itu.
Salah satu pemain drama yang memukau dan menjadi buah bibir para penonton adalah seorang prajurit perempuan. Namanya Sersan Sofia, istri dari Kapten Edi Endang, seorang perwira di lingkungan Divisi Siliwangi wilayah Garut. Dalam pertunjukan tersebut, Sofia berperan sebagai ibu dari seorang pejuang.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















