top of page

Sukarno Ditembak Pistol FN di Istana

Pelaku berhasil masuk ke Istana membawa pistol FN. Menembak Sukarno saat salat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Anggota polisi menunjukkan pistol jenis FN dari perempuan yang mencoba menerobos ke Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (25/10). (Twitter @Miduk17).

  • 25 Okt 2022
  • 2 menit membaca

Seorang perempuan mencoba menerobos ke Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (25/10). Dia menodongkan pistol jenis FN ke anggota Paspampres yang berhasil merebutnya dan menangkap perempuan itu. Perempuan itu kemudian dibawa ke Subdit Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk diperiksa secara intensif.


Sebelumnya, pada 31 Maret 2021 seorang perempuan masuk ke Markas Besar Kepolisian. Dia menembak polisi yang berjaga. Perempuan bernama Zakia itu tewas ditembak anggota polisi.


Penyusupan ke Istana pernah terjadi pada masa Presiden Sukarno. Mereka berhasil masuk bersama para jemaah yang akan melaksanakan salat Iduladha di halaman Istana Merdeka pada 14 Mei 1962. Ketika masuk penghabisan rakaat kedua, seorang lelaki melepaskan tembakan ke arah barisan depan. Sasarannya Sukarno.


“Kekhusyukan salat Id di Kompleks Istana buyar begitu terdengar pistol FN 45 menyalak beberapa kali. Pelaku penembakan terhadap Kepala Negara itu adalah seorang pemuda yang berada tiga saf di belakang Presiden Sukarno yang sedang rukuk seperti makmum lainnya,” tulis Kadjat Adra’i dalam Suka Duka Fatmawati Sukarno.


Baca juga: Asal-Usul Pistol


Komisaris Polisi Mangil Martowidjojo, komandan Detasemen Kawal Pribadi (DKP), dan wakilnya Sudiyo, dengan cepat melindungi Sukarno. Tembakan mengenai anggota DKP Soedarjat dan Soesilo, serta Ketua DPR KH Zainul Arifin yang segera dilarikan ke rumah sakit.


Pelaku penembakan berhasil diringkus oleh anggota DKP, Sribusono dan Musawir. Pistol FN 45 dirampas. Pelaku yang pingsan dan babak belur diletakkan di depan masjid Istana, Baiturrahim.


Tembakan ke arah Sukarno membuat salat Id terhenti sebelum salam. Setelah keadaan terkendali, salat Id dilanjutkan. Ketua PBNU KH Idham Chalid masih sebagai imam. Selesai salat, dilanjutkan khotbah yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan Jenderal TNI A.H. Nasution.



Setelah khotbah, sedianya Sukarno memberikan sambutan. Namun, dibatalkan karena kejadian penembakan itu. Jemaah bubar dan diperiksa satu persatu. Yang tidak mempunyai kartu penduduk, menjalani pemeriksaan lanjutan. Namun, semuanya dapat meninggalkan istana termasuk pelaku lain.


Setelah semua jemaah meninggalkan istana, anggota polisi menyisir dan menemukan sarung pistol dan sepucuk pistol FN 45 di bawah tikar alas salat, senjata sejenis yang dipakai pelaku penembakan.


Mangil Martowidjojo dalam Kesaksian Tentang Bung Karno 1945–1967 mengungkapkan dari hasil pengusutan terhadap pelaku yang tertangkap, diketahui mereka adalah anggota DI/TII pimpinan S.M. Kartosoewirjo. Pelaku berjumlah tiga orang: Sanusi alias Fatah alias Soleh alias Uci Sanusi Fikrat alias Sanusi Ufit; Kamil alias Harun bin Karta; dan Jaya Permana bin Embut alias Hidayat bin Mustafa.



Harun masuk Istana dan mengikuti salat. Namun, dia tiba-tiba disergap perasaan takut sehingga membatalkan niat jahatnya dan menyembunyikan pistol FN 45 di bawah tikar. Setelah salat selesai, dia lolos dari penggeledahan. Dia kemudian bertemu Hidayat dan mengaku tidak jadi menembak karena senjatanya macet. Hidayat sendiri malah membatalkan niatnya masuk istana. Dia membuang granat ke sungai.


Pelaku percobaan pembunuhan terhadap Sukarno berjumlah sembilan orang. Semuanya berhasil ditangkap. Enam divonis mati, tiga lainnya dihukum seumur hidup.

Percobaan pembunuhan terhadap Sukarno saat salat Iduladha mendorong dibentuknya kesatuan khusus pengamanan presiden dan keluarganya yang bernama Resimen Tjakrabirawa.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo melanjutkan pendidikan ke Belanda. Dia berjejaring dengan orang-orang dari berbagai negara dalam gerakan melawan imperialisme dan kolonialisme.
bg-gray.jpg
Taklik talak dalam buku nikah pada mulanya tak digubris. Sempat dituduh hendak mengubah hukum Islam.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah menjadi menteri perempuan pertama dalam sejarah Indonesia. Mengurus diplomasi, buruh, sampai bedak dan gincu.
bg-gray.jpg
Rasa kebangsaan Ahmad Subardjo tergugah oleh tulisan Soewardi Soerjaningrat dan pidato Tjokroaminoto. Dia juga sempat menggeluti teosofi.
Lukisan ini terinspirasi dari puisi berdasarkan kisah nyata. Tentang kesetiaan seekor anjing menjaga jasad tuannya, seorang pelukis muda, selama tiga bulan.
Lukisan ini terinspirasi dari puisi berdasarkan kisah nyata. Tentang kesetiaan seekor anjing menjaga jasad tuannya, seorang pelukis muda, selama tiga bulan.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Polisi berkunjung ke sekolah untuk mengimbau pelajar agar tidak tawuran. Yang dapat mengakhiri tawuran pelajar itu sendiri.
Polisi berkunjung ke sekolah untuk mengimbau pelajar agar tidak tawuran. Yang dapat mengakhiri tawuran pelajar itu sendiri.
Georgia jadi debutan di Piala Eropa 2024 dan berpotensi jadi tim kejutan. Seperti apa gerangan mulanya sepakbola di Tanah Kartvelia itu?
Georgia jadi debutan di Piala Eropa 2024 dan berpotensi jadi tim kejutan. Seperti apa gerangan mulanya sepakbola di Tanah Kartvelia itu?
Siapakah siluman yang disebut dalam sidang perselisihan hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi?
Siapakah siluman yang disebut dalam sidang perselisihan hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi?
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
transparant.png
bottom of page