- 30 Jan 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 30 Mei
KOLONEL Suluh Dumadi berang. Sebagaimana Jenderal Soemitro yang ada di dekatnya, mantan Deputi I Badan Kordinasi Intelijlen (BAKIN) itu tak terima ada orang menjelek-jelekkan Jenderal Abdul Haris Nasution.
Kejadian itu terjadi pada masa awal Orde Baru. Saat itu, terdapat sebuah lembaga studi yang di dalamnya kebetulan terdapat peneliti-peneliti yang masih punya darah asing, yang sering disebut sebagai “non-pribumi” atau “nonpri”. Suatu kali, mereka berada di kantor BAKIN.
Soemitro mendegar cerita kumpul-kumpul itu dari anak buah Mayor Jenderal Ali Moertopo, rival Soemitro. Ali Moertopo adalah pejabat BAKIN yang pernah menjadi kepala Operasi Khusus (Opsus) alias orang kepercayaan Presiden Soeharto.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















