top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Tarian Perang Pangeran Sambernyawa

Di saat perang, tari dan iringan musik bergema. Tiga perang besarnya diabadikan dalam bentuk tari bedaya.

5 Feb 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Tari Bedhaya Diradameta. (Koleksi Wishnu Sudarmadji).

  • 5 Feb 2023
  • 5 menit membaca

RADEN Mas (RM) Said dan pasukannya bergerak menghindari kejaran pasukan gabungan Kompeni. Semangat mereka meredup. Mereka lalu beristirahat di Nganjuk, selatan Taji. Gending dimainkan. Sinden beraksi. Pertunjukan tari bedaya, yang sudah hadir di lingkungan istana sejak masa Hindu, dimulai. Para prajurit bersorak-sorai bak merayakan kemenangan. Selain menghibur, RM Said ingin meningkatkan rasa percaya diri pasukannya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page