top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Tembakan di Hari Raya Kurban

Gagal di hari raya Idulfitri, para pelaku berusaha membunuh Presiden Sukarno di hari raya Iduladha dengan cara menembaknya saat salat. Mereka anggota DI/TII S.M. Kartosoewirjo.

Oleh :
Historia
8 Nov 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Presiden Sukarno bersama para pejabat sipil dan militer serta duta-duta besar melaksanakan salat Iduladha di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 14 Mei 1962. (ANRI).

Diperbarui: 8 Jan

SALAT Iduladha di halaman Istana Merdeka Jakarta pada 14 Mei 1962, sudah masuk penghabisan rakaat kedua, saat seorang lelaki berpistol tiba-tiba berdiri dan meneriakkan takbir. Sejurus kemudian: Dor… dor...dor! Tiga letusan menyalak, melesatkan timah panas ke arah barisan terdepan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page