- 4 Feb 2021
- 8 menit membaca
Diperbarui: 25 Mar
DALAM satu hari pada tahun 1901, Vito Andolini (diperankan Oreste Baldini) diterpa musibah berlipat ganda di Kota Corleone, Pulau Sisilia, Italia. Bocah sembilan tahun itu terpaksa jadi anak yatim setelah ayahnya dibunuh bos mafia Don Ciccio. Saat hari pemakaman pun Vito mendapati kakaknya dan ibunya dibunuh oleh pelaku yang sama.
Vito kecil pun diburu. Namun ia bisa menyelamatkan diri dibantu sahabat ayahnya, Tommasino (Mario Cotone). Vito akhirnya kabur hingga ke New York, Amerika Serikat. Dalam pemeriksaan imigrasi, petugas salah menyebut namanya: Vito Andolini menjadi Vito Corleone.
Lantaran terinfeksi virus cacar, Vito terpaksa dikarantina tiga bulan di Pulau Ellis. Di kamar karantinanya, Vito duduk dengan anteng menghadap jendela. Dari kejauhan tampak Patung Liberty. Vito tak sabar mendambakan kehidupan barunya sebatang kara di kota yang sedang berkembang pesat itu.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












