top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

The Telenovela Craze in Indonesia

Starting as radio dramas in Cuba, the revolution paved the way for radionovelas to become telenovelas. This Latin American cinema spread to various countries, including to Indonesian television screens.

23 Feb 2026

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Illustration of telenovela. (M.A. Yusuf/Historia.ID)

  • 23 Feb
  • 11 menit membaca

There was a time when Latin American original soundtracks were very popular in Indonesia. The lyrics were familiar to many, even to school children. The generation of that era surely still remembers the intro and excerpts from these songs.


Marimar... Aww! Costeñita soy.

(Marimar... Aww! I am a beach girl).


Or,


Ay, amor, ay, amor, aquí está tu Rosalinda/ Rosalinda ay amor... ay amor!

(Oh love, oh love, here is your Rosalinda/ Rosalinda oh love... oh love!)


Marimar and Rosalinda are two telenovela series starring Mexican actress and singer Thalia Sodi Miranda. Both telenovelas were produced by Televisa, a Mexican telenovela production house. Marimar aired in 1994, while Rosalinda aired in 1999. Thalia first starred in the series Maria Mercedes, also produced by Televisa, which aired in 1992. When Maria Mercedes, Marimar, and Rosalinda aired in Indonesia in the mid-1990s, Thalia's charm captivated Indonesian audiences.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
bottom of page