- 25 Jul 2025
- 9 menit membaca
Diperbarui: 5 hari yang lalu
SETELAH keluar dari penjara, Brigadir Jenderal Mochammad Sabur sakit-sakitan. Kondisi fisiknya terus merosot hingga ajal menjemput. Pada 1 Oktober 1972, Sabur wafat di kediamannya dalam status tahanan rumah. Menurut berita harian Kompas, Sabur meninggal karena serangan jantung.
“Akhir-akhir ini ia memang sakit-sakitan karena menderita beberapa penyakit dalam,” demikian lansir Kompas, 2 Oktober 1972.
Sabur dikenal sebagai ajudan senior Presiden Sukarno dan belakangan menjabat komandan Resimen Tjakrabirawa, pasukan khusus pengawal presiden. Resimen Tjakrabirawa dibentuk pada 6 Juni 1962. Tanggal pembentukannya bertepatan dengan hari ulang tahun Bung Karno. Sabur ditunjuk Bung Karno sebagai komandan pertama pasukan Tjakrabirawa itu sekaligus yang terakhir.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












