Diperbarui: 8 Agu
JEMAAH dari berbagai wilayah di Indonesia telah berangkat menuju Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Keberangkatan jemaah haji tahun ini dibagi duagelombang.Gelombang pertama berakhir pada 16 Juni 2023, sementara gelombang kedua mulaiberangkat tanggal 7 hingga 22 Juni 2023.
Ibadah haji menjadi cita-cita bagi umat muslim di Nusantara sejak masa lampau. M. Dien Majid menulis dalam Berhaji di Masa Kolonial, pada akhir abad ke-19 dan awal abad 20, jemaah haji dari berbagai wilayah di Nusantara berjumlah lebih dari 40 persen dari seluruh jemaah haji dari berbagai negara di dunia. Besarnya minat umat muslim Nusantara menunaikan ibadah haji menjadi sorotan pemerintah kolonial Belanda, yang khawatir dapat mengganggu status quo mereka sebagai penguasa di wilayah koloninya.
Oleh karena itu, pemerintah kolonial menyusun sejumlah peraturan terkait pelaksanaan ibadah haji. Kees van Dijk dalam “Sarung, Jubah, dan Celana: Penampilan sebagai Sarana Pembedaan dan Diskriminasi”, termuat dalam Outward Appearances yang disusun oleh Henk Schulte Nordholt dan M. Imam Aziz, menyebut pada pertengahan abad ke-19 pihak Belanda sempat mempertimbangkan kemungkinan melarang penggunaan titel haji dan mencegah orang-orangyang telah melakukan perjalanan ke Tanah Suci memakai pakaian-pakaian khusus, yangdideskripsikan sebagai “kostum Muhammad dan turban”.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















