- 31 Okt 2023
- 3 menit membaca
Diperbarui: 2 hari yang lalu
SUATU hari di sebuah ruang introgasi, seorang letnan kolonel (letkol) dari Corps Polisi Militer (CPM) memeriksa seorang tahanan politik (tapol) yang dikaitkan dengan G30S. Perwira CPM dari Bogor itu melontarkan beberapa pertanyaan.
“Apa yang kowe perbuat semasa revolusi?” tanya si letkol. Kowe merupakan bahasa Jawa kasar yang berarti “kamu”.
“Mbedili Belanda,” jawab si tapol. Mbedili artinya menembaki, maksudnya menembaki tentara Belanda.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















