top of page

Wasit Berlisensi FIFA Pertama yang Terlupa

Wasit Indonesia pertama yang berlisensi FIFA. Disegani di Asia hingga dijuluki Raja Kobra.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kosasih Kartadiredja, wasit Indonesia pertama yang berlisensi FIFA kini masa senjanya dalam keadaan pas-pasan. (Randy Wirayudha/Historia.ID).

23 Feb 2019
5 menit membaca

Diperbarui: 21 Mei

SETAPAK demi setapak, Kosasih Kartadiredja melangkahkan kaki dengan bantuan kruk dari sebuah pangkalan ojek ke rumahnya yang berjarak sekira 200 meter. Di pangkalan ojek itulah sehari-hari wasit legendaris itu menghabiskan waktu masa senjanya dengan bercengkerama bersama tukang ojek.


Siang itu, 12 Februari 2019, Kosasih menerima Historia di teras rumahnya di Cikole, Sukabumi. Setelah sang istri rampung menata cangkir-cangkir kopi di meja teras, Kosasih bersemangat membicarakan sepakbola Indonesia “zaman now”, yang amat berbeda dari masa ketika dia masih memimpin sejumlah pertandingan, baik di dalam maupun luar negeri di era 1970-an. Pun soal perwasitannya.


“Wasit sekarang saya lihat kadang takut mengeluarkan kartu kuning atau merah. Takut mungkin tekanan tuan rumah atau penonton. Enggak boleh begitu! Wasit itu director of the game, pemimpin pertandingan,” ujarnya saat memulai perbincangan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Kisah petani yang melawan perusahaan raksasa. Di balik fisiknya yang renta, semangat perlawanannya berapi-api.
Kisah petani yang melawan perusahaan raksasa. Di balik fisiknya yang renta, semangat perlawanannya berapi-api.
Penjualan vas antik di tengah situasi ekonomi yang sulit menyulut kemarahan masyarakat China.
Penjualan vas antik di tengah situasi ekonomi yang sulit menyulut kemarahan masyarakat China.
transparant.png
bottom of page