top of page

Hasil pencarian

9628 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Menyongsong Wajah Baru Museum Nasional Indonesia dan Pameran Repatriasi

    MUSIBAH kebakaran yang melanda Museum Nasional Indonesia (MNI) pada 16 September 2023 jadi sebuah pil pahit yang patut diambil hikmahnya dan dijadikan pelajaran. Setelah setahun berbenah, kini museum yang familiar disebut “Museum Gajah” itu resmi dibuka kembali.

  • Kiprah Tionghoa dalam Tinju dan Wushu

    WAJAH lebam dan berdarah tak mengendorkan semangatnya. Sempat dua kali terjatuh, Chris John akhirnya berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu usai mengalahkan petinju Thailand Chonlatarn Piriyapinyo pada November 2012 di Singapura.

  • Menuturkan Sejarah Jakarta Lewat Furnitur

    SEBUAH benda tak hanya memiliki nilai fungsional atau kegunaan tetapi juga mengandung banyak kisah, terlebih bila benda tersebut telah dibuat sejak ratusan tahun silam. Hal inilah yang hendak dikesplorasi dalam pameran temporer bertajuk “Furnitur Bertutur” yang diselenggarakan di Museum Sejarah Jakarta atau dikenal juga dengan nama Museum Fatahillah.

  • Pangeran Adiningrat Dibuang Karena Uang Palsu

    KERAMAIAN terjadi di sekitar stasiun Jebres, Solo pada 29 Mei 1894. Keramaian itu mengalahkan keramaian pada sehari sebelumnya, saat mana hukuman mati dipertontonkan. Kali ini (29 Mei), keramaiannya bukan dari “pertunjukan” hukuman mati. Tapi rakyat yang datang untuk menontonnya di stasiun lebih banyak. Bukan hanya aparat keamanan kolonial yang dibuat repot, calon penumpang yang ingin naik keretaapi harus berusaha keras menembus massa untuk bisa mencapai peron.

  • Yang Muda yang Berkuasa

    KAPAL dari Singapura berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Dua penumpangnya turun. Mereka berusaha keluar pelabuhan secara ilegal. Dua orang itu D.N. Aidit dan M.H. Lukman.

  • Aidit dan Njoto Mengarak Jenazah Stalin

    D.N. Aidit dan Njoto belum genap berusia 30 tahun sewaktu keduanya mengambil alih pimpinan Partai Komunis Indonesia (PKI). Bersama Lukman, mereka kerap dijuluki triumvirat atau tiga serangkai pimpinan PKI. Putusan pengangkat mereka tertuang dalam Sidang Pleno Central Comite (CC) PKI 1953. Aidit diangkat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKI, Lukman Wakil Sekjen I, dan Njoto Wakil Sekjen II. Dari ketiganya, Njotolah yang paling muda. Usianya baru 28 tahun saat itu.

  • Enam Momen Pemain Jadi Kiper Dadakan

    STADION Madejski (kini Select Car Leasing Stadium) di kota Reading, Inggris malam (14 Oktober 2006) itu jadi venue laga Premier League musim 2006/2007 antara tuan rumah Reading FC kontra Chelsea. Tetapi ketika laga baru berjalan lima menit, sekira 24 ribu penonton terhenyak gegara insiden horor lutut kanan pemain tuan rumah, Stephen Hunt, menghantam kepala kiper tim tamu, Petr Čech.

  • Pencabutan Artikel dan Permohonan Maaf

    Setelah melakukan mekanisme yang diperlukan, redaksi memutuskan mencabut artikel berjudul “Kisah Pengorbanan Seorang Babu” karya Dea Amalia Fauzia yang dimuat di laman historia.id pada 19 Juli 2023. Pencabutan ini didasari atas laporan dari Claire Ridha Budiana melalui email redaksi dan sosial media terkait dugaan plagiarisme pada artikel tersebut. Dalam suratnya, Claire Ridha Budiana menyatakan mulanya senang bahwa skripsinya menjadi acuan dalam artikel tersebut,” itu berarti dialektika dalam isu tersebut tetap bergulir dan hidup.” Skripsi itu berjudul “Kedudukan Pekerja Rumah Tangga Perempuan (Babu) dalam Kehidupan Orang Eropa di Hindia Belanda 1860-1942”, di Universitas Padjajaran, disahkan tahun 2022. Namun setelah Claire Ridha Budiana membaca isi artikel tersebut, ternyata tulisan tersebut menyalin sub-bab skripsinya dan hanya mengalami penyuntingan yang minim. “Bukan sekadar dua kalimat yang ia kutip sebagai tulisan saya. Melainkan seluruh isinya adalah kutipan dari skripsi saya,” tulisnya.  Selain pencabutan artikel tersebut, redaksi juga meminta maaf kepada Claire Ridha Budiana dan publik atas kekeliruan ini. Pada saat hampir bersamaan, Dea Amalia Fauzia mengirimkan beberapa surat melalui email redaksi yang menyatakan penyesalan atas kesalahanan yang dilakukannya sekaligus mengajukan permohonan maaf dan pencabutan naskah tersebut. Dea juga melampirkan beberapa screenshot halaman skripsi Claire Ridha Budiana. Dea memahami bahwa perbuatannya tidak sesuai dengan standar etika penulisan dan menyesal telah melanggar hak penulis asli. “Saya menyadari sepenuhnya kesalahan yang telah saya lakukan, dan saya ingin mengajukan permintaan maaf secara terbuka kepada pihak Historia dan Ridha Hamidah Budiana sebagai penulis yang dirugikan,” tulis Dea Amalia Fauzia. Dea juga menyusun surat pernyataan terbuka dan membagikannya melalui media sosial agar permintaan maaf saya dapat diketahui secara luas dan transparan. Berikut adalah tautan ke surat pernyataan tersebut: https://x.com/deyaunnie/status/1845696608966787072 https://vt.tiktok.com/ZS2wwBufK/ Plagiarisme jelas perilaku yang tidak dibenarkan. Sebagai pembelajaran bagi Dea Amalia Fauzia, redaksi memutuskan untuk memasukkan nama yang bersangkutan dalam daftar hitam ( blacklist ) kontributor historia.ID. Redaksi menghaturkan apresiasi dan terima kasih kepada Claire Ridha Budiana atas masukan maupun koreksi yang diberikan. Ini menjadi pembelajaran bagi redaksi agar lebih selektif, ketat, dan berhati-hati dalam pemuatan artikel. Prosedur jurnalisme, terutama disiplin verifikasi, akan tetap menjadi acuan dalam bekerja. *

  • Secuplik Sejarah Morotai yang Pernah Dipimpin Benny Laos

    SEBUAH kapal cepat terbakar di Pelabuhan Bobong, Taliabu, Maluku Utara, pada 12 Oktober 2024. Kejadian nahas tersebut menewaskan Benny Laos, yang merupakan calon gubernur Maluku Utara. Benny Laos sang pemilik Bela Group ini sebelumnya pernah menjadi bupati Kabupaten Pulau Morotai, juga di Maluku Utara.

  • Dewi Dja Memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia di Amerika

    SOETIDJA, yang kemudian lebih dikenal dengan nama Miss Dja atau Dewi Dja, tiba di Amerika melalui Eropa pada tahun 1939. Bersama sejumlah orang Indonesia yang tergabung dalam Devi Dja’s & Javanese Cultural Dancers, ia sebelumnya mengunjungi berbagai negara di Asia dan Eropa sebelum pecah Perang Dunia II.

  • Pedagang dan Pejuang dari Tanah Rencong (Bagian I)

    DARI gerbang utama TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, areal sisi utara, beberapa ratus meter dari belakang kantor unit TPU, kita akan menemukan lebih sedikit pusara yang berhias bambu runcing dan bendera merah putih dari material besi. Salah satunya milik tokoh pejuang asal Aceh yang jarang dikenal, Teuku Abdul Hamid Azwar.

  • Djamin Gintings Nyaris Dibunuh

    HARI pelantikan Djamin Gintings sebagai panglima Bukit Barisan harusnya jadi momen berbahagia. Namun sukacita sama sekali tak dirasakan sang istri, Likas Tarigan. Raut wajahnya tegang. Sakit meliputi sekujur tubuh calon nyonya panglima itu. “Intelijen melaporkan akan ada usaha sabotase dan percobaan pembunuhan terhadap suamiku. Ketakutan menyelimuti hatiku. Kami akan dibunuh, itulah suara hati yang merajaiku,” kenang Likas sebagaimana dituturkan kepada Hilda Unu Senduk dalam Perempuan Tegar dari Sibolangit .

bottom of page