top of page

Hasil pencarian

9630 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Persembahan Terakhir bagi Rajasa

    PENATAANNYA indah tiada tara. Pintu gerbangnya diapit tembok tinggi teratur. Di dalamnya terbentang halaman dengan bangunan tertata rapi. Aneka ragam bunga tanjung nagasari seperti bayangan. Di tengah-tengah candi menjulang tinggi bagai Gunung Mahameru dan di dalamnya terdapat arca Siwa.

  • Oswald Pelaku Tunggal

    PADA November 1963, Oswald bangun lebih awal. Istrinya, Marina Nikolayevna Prusakova, masih tertidur. Dia meninggalkan US$170 dan cincin kawinnya. Dengan membawa sebuah bungkusan persegi panjang dibungkus kertas cokelat, dia keluar rumah. Kepada tetangganya yang memberikan tumpangan, dia mengatakan bungkusan itu berisi batang gorden untuk kamarnya.

  • Misteri Kematian Kennedy

    SIANG, 22 November 1963. Iring-iringan kendaraan rombongan Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy melewati Dealey Plaza di Dallas, Texas. Kennedy beserta istri (Jacqueline Kennedy) dan Gubernur Texas John Connally beserta istri (Idanell Brill Connally) berbagi limousine. Penduduk kota menyambut hangat.

  • Misteri Beri-Beri

    CHRISTIAAN Eijkman masih berusia 30 tahun ketika diangkat sebagai direktur Geneeskundig Laboratorium (Laboratorium Medis) di Batavia pada 1888. Sebuah fasilitas laboratorium sederhana yang berlokasi di samping rumahsakit militer Belanda di Weltevreden (kini Menteng) menjadi tempat Eijkman bekerja.

  • Mengintip Jawa dari Pintu Belakang

    JANICE kedatangan tamu. Sebagai tuan rumah yang baik, dia menyuguhkan minuman. Namun, ketika hendak membuat segelas teh, gulanya habis. Maka dia meminta tolong Yoto, anak tetangga sebelah, pergi ke warung. Yoto lalu kembali ke rumah Janice. Seperti menanggung rasa malu di depan tamu, anak kecil itu menyembunyikan sekantong gula itu di balik kaos.

  • Kennedy dalam Sengketa Irian Barat

    TAK lama setelah dilantik pada 20 Januari 1961, John F. Kennedy mengikuti saran Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Howard Palfrey Jones untuk mengundang Presiden Sukarno berkunjung ke Gedung Putih.

  • Ini Sebuah Kecelakaan

    JEAN Hill begitu bersemangat. Ibu dua anak itu ingin berfoto dengan latar Presiden John F. Kennedy. Bersama karibnya, Mary Moorman, Jean memutuskan menunggu iring-iringan presiden di dekat jalan layang di selatan Elm Street. Setelah satu setengah jam berlalu, rombongan presiden pun melintas. Jean langsung mendekat. Mary segera menjepret. Tiba-tiba mereka mendengar empat atau enam tembakan. Mary buru-buru menarik Jean dan tiarap.

  • Herbal Kembali Mengglobal

    RUMAH itu tampak asri. Lahannya, seluas 1000 meter persegi, dipenuhi tanaman yang tertata rapi. Sebagian besar tanaman mendapat label: nama dan khasiatnya. Sebuah apotek berdiri persis di depan pintu masuk. Sementara ruang praktik akupunktur memakai ruangan di rumah utama. Taman Sringanis, yang didirikan sastrawan Putu Oka Sukanta dan istrinya Endah Lasmadiwati, terbuka untuk umum. Lokasinya berada di Kampung Cimanengah 29, Cipaku, Bogor Selatan.

  • Dendam Membara Mpu Purwa

    SESUAI petunjuk dewa, Ken Angrok pergi ke Gunung Lejar. Atas bantuan seorang nenek, dia bersembunyi di balik tempat sampah yang ditimbuni semak belukar.

  • Dari CIA Hingga Mafia

    SIANG, 22 November 1963, Jaksa Agung Robert Kennedy sedang rehat sembari menikmati sandwich  tuna bersama dua tamunya, Jaksa Robert Morgenthau dan ajudan, di belakang rumahnya di Viginia.

  • Berpacu dengan Kuda

    BERSANDING dengan perumahan mewah, sebuah bangunan bertingkat dua tampak beda. Beratap asbes dan berpagar besi sederhana tanpa penutup fiberglass . Orang bisa melihat dengan bebas segala aktivitas penghuninya. Perbedaan lain, tanahnya lebih tinggi satu meter dari tanah sekitar. Kalau hujan deras turun, bangunan itu bebas banjir.

  • Arsip Pembunuhan Kennedy

    KENDATI sempat tertunda, Badan Arsip Amerika Serikat (National Archives and Records Administration/NARA), akhirnya merilis hampir 1.500 arsip tentang pembunuhan Presiden John F. Kennedy pada 15 Desember 2021. Langkah itu diambil berdasarkan memo Presiden Joe Biden pada 22 Oktober 2021.

bottom of page