top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Dari CIA Hingga Mafia

Pemerintahan John F. Kennedy menciptakan banyak musuh. Mereka lalu dicurigai sebagai pihak yang terlibat di balik pembunuhan sang presiden.

Oleh :
Historia
25 Des 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Presiden John F. Kennedy saat menerima Direktur FBI J. Edgar Hoover dan Jaksa Agung Robert F. Kennedy di Gedung Putih, 23 Februari 1961. (Abbie Rowe/NARA/Wikimedia Commons).

Diperbarui: 5 Jan

SIANG, 22 November 1963, Jaksa Agung Robert Kennedy sedang rehat sembari menikmati sandwich tuna bersama dua tamunya, Jaksa Robert Morgenthau dan ajudan, di belakang rumahnya di Viginia. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page