Hasil pencarian
9631 hasil ditemukan dengan pencarian kosong
- Situs Cagar Budaya di Banten Lama
Danau Tasikardi Dibangun pada masa Sultan Maulana Yusuf. Luasnya lima hektar. Berfungsi menampung air dari Sungai Cibanten untuk memenuhi kebutuhan irigasi maupun air bersih untuk keraton. Pulau Keputren di tengah danau digunakan sebagai tempat beristirahat keluarga sultan. Pangindelan Terdiri dari Pangindelan Abang yaitu penyaring pertama air dari Danau Tasikardi; Pangindelan Putih yaitu penyaring kedua air dari Danau Tasikardi; dan Pangindelan Emas yaitu penyaring terakhir sebelum air dari Danau Tasikardi dialirkan ke Benteng Surosowan. Kompleks Keraton Surosowan Mulai dibangun pada masa Sultan Maulana Hasanuddin dan dipakai sebagai tempat tinggal sekaligus pemerintahan para sultan Banten. Keraton mengalami kehancuran total pada 1832 dan tak pernah dibangun kembali. Masjid Kasunyataan Diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan Sultan Maulana Yusuf. Ia menjadi tempat berkumpul para ulama lokal dan mancanegara. Kompleks Keraton Kaibon Dibangun sebagai kediaman Ratu Aisyah, yang menjadi Wali Sultan Muhammad Rafiuddin yang masih kecil. Pada 1832, Keraton Kaibon dihancurkan pemerintah Hindia Belanda. Pelabuhan Karangantu Jatuhnya Malaka ke tangan Portugis tahun 1511 membuat para pedagang muslim dari Arab, Persia, dan Gujarat enggan singgah di Malaka dan beralih ke Pelabuhan Karangantu. Kompleks Masjid Agung Banten Terdiri dari bangunan utama, tiamah, menara, dan pemakaman. Bangunan utama masjid didirikan pada masa Sultan Maulana Hasanuddin. Di halamannya, berdiri menara yag menurut tradisi setempat dirancang Hendrik Lucaszoon Cardeel, arsitek Belanda. Cardeel juga membuat tiamah, bangunan tambahan di selatan masjid sebagai tempat bermusyawarah dan diskusi. Diduga, dulunya digunakan sebagai sekolah Islam atau pesantren. Di sebelah utara masjid terdapat pemakaman sultan dan keturunannya. Masjid Pacinan Tinggi Masjid ini dibangun untuk orang Tionghoa muslim di Banten. Merupakan masjid pertama yang dibangun Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati yang dilanjutkan Sultan Maulana Hasanuddin, putranya yang menjadi sultan Banten pertama. Kerkhof Pemakaman bagi orang-orang Eropa yang semasa hidupnya pernah bekerja di Kantor Dagang di Banten. Benteng Speelwijk Dibangun tahun 1683-1686 oleh Belanda di atas reruntuhan sisi utara tembok keliling kota Banten Lama. Arsiteknya Hendrik Lucaszoon Cardeel. Keleteng Avalokitesvara Tradisi setempat menyebutkan kelenteng ini dibangun sekira tahun 1652. Menurut catatan Valentijn (1725), kelenteng yang lama berlokasi di selatan Masjid Pacinan Tinggi sebelum dipindahkan ke Kampung Pamarican (Desa Pabean sekarang) tahun 1774. Majalah Historia Nomor 33, Tahun III, 2016 Slide ke kanan: Danau Tasikardi, Pangindelan Emas, Kompleks Keraton Surosowan, Masjid Kasunyatan, Kompleks Keraton Kaibon, Pelabuhan Karangantu, Kompleks Masjid Agung Banten, Masjid Pacinan Tinggi, Kerkhof, Benteng Speelwijk, dan Kelenteng Avalokitesvara. (Nugroho Sejati/Historia.ID).
- Lika-liku Sejarah Pipa
KETIKA memutar keran air di rumah, bayangkanlah sejenak betapa besar peranan pipa. Anda tak lagi perlu mengangkut air dari sumber-sumber air ke rumah untuk beragam keperluan. Anda juga tak perlu ribet membuang kotoran ke tempat-tempat penampungan. Pabrik-pabrik tak lagi kesulitan mengalirkan cairan atau gas dari satu lokasi ke lokasi lain. Keberadaan pipa memudahkan pekerjaan manusia; lebih efektif dan efisien. Sejarah pipa dan sistem pemipaan merentang jauh ke belakang. Berikut lika-likunya. 4000-3000 SM Para arkeolog menemukan saluran pipa air yang terbuat dari tembaga di reruntuhan istana di Lembah Sungai Indus, India. Sementara di Yunani ditemukan jaringan pipa, terbuat dari tembikar, yang disalurkan ke kamar mandi. 2500 SM Penguasa Mesir membangun jaringan pipa tembaga yang bisa mengalirkan air ke kamar mandi di dalam piramida. Menurut kepercayaan kuno bangsa Mesir, makam seperti piramida harus dilengkapi kamar mandi sebagai pelengkap kehidupan orang yang meninggal di akhirat. Mesir juga membangun sistem irigasi dan sanitasi untuk kepentingan umum. 1500 SM Di Pulau Kreta, Yunani, berkembang jaringan pemipaan dari tembikar untuk mengalirkan air dan kotoran (sanitasi). Di lokasi berdirinya istana kuno di Knossos, pusat Pulau Kreta, para arkeolog menemukan sisa-sisa sistem suplai air minum dan sanitasi yang telah ditata dalam jaringan perpipaan. 500 SM Imperium Romawi membangun pipa air berbahan timbal untuk mengalirkan air panas dan dingin ke pemandian umum dan rumah-rumah pribadi. Juga dibangun selokan bawah tanah. 400 SM Orang-orang Tiongkok menggunakan pipa bambu, yang dibungkus lilin, untuk menerangi ibukota mereka, Peking. Tiongkok juga tercatat sebagai yang pertama menggunakan pipa untuk mengangkut hidrokarbon pertama sekira 2.500 tahun lalu. Orang Tiongkok menggunakan pipa bambu untuk mengirimkan gas alam dari sumur-sumur dangkal. 52 Roma memiliki terowongan, saluran air, dan pipa sepanjang sekira 220 mil untuk memasok sumur-sumur publik, bak mandi, dan rumah-rumah. Setelah kejatuhan Kekaisaran Romawi pada 376, orang-orang Eropa kehilangan perhatian pada sanitasi dan kebersihan. 700-1500 Dianggap sebagai “zaman kegelapan dalam pemipaan dan kebersihan”. Timbul wabah penyakit. 1200-AN Pipa air berbahan kayu, umumnya dari pohon Elm, mulai digunakan di London, Inggris. Beberapa abad kemudian pipa sejenis juga dipasang di kota Hull, Plymouth, hingga Oxford. Pipa kayu Elm ini juga hampir digunakan semua perusahaan penyuplai air di London pada abad ke-16 hingga 18. 1455 Untuk kali pertama, pipa besi dipasang di Siegerland, Jerman. Para pengrajin Jerman telah belajar bagaimana membuat api cukup panas untuk melelehkan besi dan menuangkannya ke dalam coran untuk membuat pipa berlubang. 1596 Sir John Harington, anak baptis Ratu Elizabeth, mendesain toilet siram pertama yang disebut Ajax. 1664 Di Versailles, Prancis, Raja Louis XIV memerintahkan pembangunan sebuah jaringan pipa besi untuk membawa air sekitar 15 mil dari stasiun pemompaan ke air mancur istana dan daerah sekitarnya. 1755 Alexander Cummings dari Skotlandia menerima paten pertama untuk toilet siram. Pipa perangkap atau tikungan pembuangan mirip leher angsa atau berbentuk “S” mempertahankan air secara permanen dalam mangkuk sehingga mencegah gas dari kotoran masuk. Sistem pemipaan ini bertahan hingga sekarang dengan modifikasi pipa perangkap berbentuk “U” atau “J”. 1804 Philadelphia, Amerika Serikat, menjadi kota pertama yang beralih sepenuhnya ke pipa besi cor untuk membuat sistem saluran air baru mereka yang rumit. 1815 William Murdock menggunakan saluran pipa besi untuk mengaliri gas batu bara yang digunakan untuk penerangan di kota London. 1829 Tremont Hotel di Boston, Amerika Serikat, adalah hotel pertama di dunia yang memiliki kamar mandi di dalam ( indoor plumbing ). 1830 Air untuk kebutuhan publik kali pertama dipasang di bawah jalan-jalan New York. Banyaknya kebakaran menunjukkan perlunya pasokan dan ketersediaan air yang cukup bagi pemadam kebakaran. 1824 James Russel menemukan metode membuat pipa seamless dengan cara menyatukan kedua tepi dari plat besi tipis. Pipa besi dikenal memiliki kekuatan, dan mampu bertahan hingga 100 tahun. Dinding pipa yang tebal membuatnya sulit ditembus. 1835 PVC ( polyvinyl chloride ) ditemukan secara tidak sengaja oleh ahli kimia dan fisikawan Prancis Henri Victor Regnault tahun 1835 dan ahli kimia Jerman Eugen Baumann tahun 1872. Tapi mereka tak melanjutkan penemuan itu karena kesulitan menangani materialnya. PVC baru bisa diproduksi tahun 1926. 1843 Pipa besi mulai digunakan untuk mengurangi bahaya dari pengiriman gas yang mudah terbakar dan meledak. 1851 Toilet publik pertama diperkenalkan di Crystal Palace, Inggris. 1891 Thomas Crapper memperbarui toilet modern dengan mematenkan desain katup otomatisnya. 1895 Perusahaan Jamaica Pond Aquaduct di Boston, Amerika Serikat, membangun jaringan pipa air sepanjang lebih dari 15 mil. Semua pipa terbuat dari kayu Hemlock berdiameter 5 inci. Dalam perkembangan kota, pipa air tidak hanya digunakan untuk menyalurkan air minum ke rumah tangga dan kantor, tetapi juga sarana utama pemadaman kebakaran. 1926 Waldo Semon, inventor Amerika Serikat, dan perusahaan perakitan pesawat terbang Amerika, B.F. Goodrich mengembangkan metode yang menjadikan PVC “benar-benar plastik” sehingga PVC lebih fleksibel dan mudah diproses. 1935 Pipa PVC pertama dibuat di Jerman, dan setahun berikutnya sebagian besar rumah tangga di Jerman menggunakan pipa PVC untuk instalasi air minumnya. Selama Perang Dunia II, PVC menjadi penting sebagai bahan pelindung kabel pada instalasi-instalasi militer. Kini, ia juga digunakan secara luas untuk suplai air dan pembuangan limbah rumah tangga. 1937 Keran bertuas tunggal untuk mengontrol air panas dan dingin diciptakan oleh Alfred M. Moen dari Amerika Serikat. 1950 Produsen plastik di Eropa Barat dan Jepang mulai memproduksi pipa ABS ( akrilonitril butadiena stirena ). Metode untuk memproduksi PEX ( cross-linked polyethylene ) juga dikembangkan pada 1950-an. Pipa plastik menjadi semakin umum dan banyak digunakan, dengan berbagai bahan dan perlengkapan yang digunakan. Paralon Pipa plastik diperkenalkan di Indonesia awal 1960-an. Orang yang membawa teknologi itu adalah Pandji Wisaksana. Dalam biografinya Mata Hati Sang “Pioneer” Indonesia disebutkan, ide membuat pipa plastik muncul saat Pandji pergi ke Jepang. Di sana pipa plastik dinamakan X-plon. “Kuatnya sama seperti besi, tidak karatan dan enteng, menyambungnya gampang, pakai lem,” kata Pandji. Pandji pun tertarik dan lantas mengirimkan anak buahnya ke Jepang untuk belajar. Dia kemudian mendirikan PT Prakarsa Pralon tahun 1963 yang menghasilkan pipa plastik yang diberi nama paralon –sebutan yang populer untuk menyebut pipa plastik di Indonesia hingga saat ini. Karena yang pertama menghasilkan pipa plastik, Pandji dijuluki “Bapak Pralon Indonesia”. Dan salah satu yang merasakan kegunaan paralon adalah Masjid Istiqlal di Jakarta. Pandji menyumbangkan ratusan paralon untuk instalasi listrik dan air untuk pembangunan Masjid Istiqlal. PT Prakarsa kemudian joint venture dengan Jepang dan terbentuklah PT Pralon Corporation.* Majalah Historia Nomor 29, Tahun III, 2016
- Antara Lenin dan Stalin (Bagian I)
FIGUR Vladimir Lenin lebih dari sekadar mentor soal Marxisme bagi Iosif Dzugashvili alias Joseph Stalin dalam gerakan politik kiri bersama RSDLP (Partai Buruh Sosial-Demokratik Rusia). Maka di dalam diri politikus muda berusia 27 tahun itu timbul ledakan antusiasme ketika akhirnya bisa kopi darat (kopdar) dengan Lenin yang dianggapnya sosok “agung” Faksi Bolshevik di pekan Natal 1905.
- Umat Advent Hari Ketujuh, Penanti Kedatangan Yesus Kedua Kali
RIBUAN orang berkumpul di Rochester, New York. Di kemah-kemah, di lapangan terbuka, atau di rumah-rumah ibadah, mereka memandang ke langit menanti kedatangan Yesus. Seperti menghadapi hari akhir dunia, banyak yang sudah meninggalkan pekerjaan atau menjual hartanya. Ada yang menyiapkan jubah khusus. Mereka siap menyongsong kedatangan Yesus turun dari surga menjemput umat tebusan.
- PGHB, Organisasi Guru Pertama Orang Indonesia
Hari Guru di Indonesia diperingati saban 25 November. Rujukannya kepada gelaran Kongres Guru Indonesia pada 25 November 1945. Kongres itu melahirkan organisasi guru bernama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Sebelum PGRI, guru-guru Indonesia telah memperjuangkan nasib dan dunia pendidikan melalui Persatuan Goeroe Hindia Belanda (PGHB).
- Jenderal-Jenderal dari SMP Tarutung
TAK jauh dari makam Sisingamangaraja dan patung dada Ludwig Ingwer Nommensen di Balige, Toba, Sumatra Utara, ada sebuah sekolah. Namanya SMA HKBP Tarutung. Dulu, HKBP Tarutung bernama Christelijke MULO Dr. Nommensen.
- Antara Lenin dan Stalin (Bagian II–Habis)
TIDAK selamanya seorang murid sejalan dengan gurunya. Seperti halnya Joseph Stalin dan Vladimir Lenin. Meskipun mengidolakan Lenin, Stalin seringkali berbeda pandangan dan kebijakan dengan mentornya itu.
- Momentum Zulkifli Lubis
26 Desember 1923 Zulkifli Lubis lahir di Banda Aceh. 1940 Menyelesaikan sekolah dasar (HIS) dan sekolah menengah pertama (MULO) di Aceh. 1942 Sekolah menengah atas di AMS-B Yogyakarta sampai kelas dua karena Jepang datang. Dia kemudian masuk Seinen Kurenso (tempat latihan pemuda) di Yogyakarta. Januari 1943 Masuk sekolah intelijen Seinen Dojo (tempat penggemblengan pemuda) di Tangerang. Setelah lulus melanjutkan ke Renseitai (pusat pelatihan perwira) di Bogor dan menjadi asisten instruktur pendidikan shodancho (komandan peleton). Februari 1944 Melatih sekira 1.500 orang untuk tiga daidan (batalion) di Bali sampai Juni 1944. Setelah itu, belajar teori dan praktik intelijen ke Malaysia, Singapura, dan Malaka (Penang). Agustus/September 1945 Mendirikan badan intelijen pertama, Badan Istimewa (BI). Di dalamnya ada Penyelidik Militer Khusus (PMC). Mei 1946 Memimpin Badan Rahasia Negara Indonesia (Brani), dan satuan di lapangannya atau FP (Field Preperation). April 1947 Menjadi wakil Bagian V (KP V), peleburan Brani dengan Badan Pertahanan B yang dibentuk Menteri Pertahanan Amir Sjarifuddin. 1948 Mengepalai Staf Umum Angkatan Darat (SUAD)-I merangkap kepala Markas Besar Komando Jawa (MBKD)-I. 1949 Memimpin badan intelijen baru, Intelijen Kementerian Pertahanan (IKP). 1952 Membentuk Bisap (Biro Informasi Angkatan Perang). 1955 Menggagalkan prosesi pelantikan KSAD terpilih, Kolonel Bambang Utoyo. 1956 Selaku wakil KSAD, Lubis merestui Panglima Divisi Siliwangi A.E. Kawilarang melakukan pemberantasan korupsi. Lubis bersama beberapa perwira Siliwangi juga merencanakan gerakan militer ke ibukota untuk menurunkan kabinet. Namun, upaya itu keburu tercium A.H. Nasution. Lubis memilih buron. 1957 Upaya pembunuhan pertama terhadap Presiden Sukarno yang dikenal dengan Peristiwa Cikini terjadi pada 30 November. Pelakunya pemuda-pemuda dari Bima yang kenal dekat dengan Lubis. Lubis melarikan diri ke Sumatra sebelum ada upaya penangkapan. 1958 Bersama beberapa panglima di Sumatra serta politisi Masyumi dan PSI, Lubis ikut mendukung proklamasi Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). 1961 Pasca kekalahan PRRI dan keluar-masuk hutan, Lubis menyerah. Dia lalu dipindahkan ke Cipayung, Jakarta mengikuti karantina politik indoktrinasi Manipol-USDEK. 1964 Mendekam di Rumah Tahanan Militer Budi Utomo, Jakarta. 1966 Lubis bebas dari tahanan. 1967 Mendirikan lembaga reseach and develompment Reda. 1970 Mendirikan perusahaan PT Riau Timas. 23 Juni 1993 Meninggal dunia di RS Pertamina Pusat dan dimakamkan di TMP Dreded, Bogor. Berikut ini laporan khusus Zulkifli Lubis. Kifli “Bule” Pintar Aljabar Bapak Intelijen Didikan Jepang Intel Liar Kolonel Zulkifli Lubis Seteru Saudara Sepupu Hari Tua Seorang Mata-mata Majalah Historia Nomor 4, Tahun I, 2012
- Kiai Modjo Sahabat Pendeta Riedel
DI sebuah bukit teduh empat kilometer dari sisi utara Danau Tondano, sebuah gapura bergaya arsitektur Jawa berdiri berdampingan dengan pagar modern perpaduan besi-tembok. Gapura itu persis di muka tangga untuk meniti ke atas bukit. Selain ada plang bertuliskan Makam Pahlawan Nasional KH Ahmad Rifa'i di pagar dekat gapura itu, ada juga plang serupa dengan tulisan Makam Pahlawan Kiai Mojo dkk. Ya, di sanalah Kiai Mojo dan beberapa pengikutnya dikebumikan.
- Jatuh Bangun Negeri Beruang Merah
DESEMBER adalah bulan penting dalam sejarah Rusia. Pada Desember 1922, Union of Soviet Socialist Republics (USSR) atau dikenal dengan Uni Soviet didirikan sebagai negara konfederasi yang kemudian beranggotakan 15 republik. Pada bulan yang sama, 69 tahun kemudian, Uni Soviet yang kala itu negara terbesar di dunia bubar.
- Sepenggal Cerita Orang Jawa-Suriname dalam Perang Dunia
PERANG terkadang mendatangkan keuntungan bagi sebagian orang. Soekardi dari Kediri, Hardjo Soedarmo dari Yogyakarta, Marta dari Banyumas, dan Soedijono dari Semarang yang semuanya berpendidikan rendah bisa jadi tentara. Kenyataan tersebut tak mungkin mereka capai jika Perang Dunia II tidak pecah. Namun, mereka tak berperang untuk mempertahankan tanah kelahiran mereka, Jawa.
- Sengkarut Tawa dan Sendu dalam Memoir Seorang Guru
SENYUM Alias (diperankan Danish Zamri) saat masuk kelas mendadak getir pagi itu. Untuk kesekian kalinya ia terlambat, membuat Cikgu Sunan (Rosyam Nor), wali kelas merangkap guru mata pelajaran bahasa Melayu, habis kesabaran. Seisi kelas 6 Gemilang langsung mencekam ketika Alias dipanggil ke muka kelas.






















