- 23 Des 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 1 Jan
FIGUR Vladimir Lenin lebih dari sekadar mentor soal Marxisme bagi Iosif Dzugashvili alias Joseph Stalin dalam gerakan politik kiri bersama RSDLP (Partai Buruh Sosial-Demokratik Rusia). Maka di dalam diri politikus muda berusia 27 tahun itu timbul ledakan antusiasme ketika akhirnya bisa kopi darat (kopdar) dengan Lenin yang dianggapnya sosok “agung” Faksi Bolshevik di pekan Natal 1905.
“Saya antusias mengharapkan pertemuan dengan elang gunung partai kami, sosok yang agung, tidak hanya dalam konteks politik tapi juga (penampilan) fisik karena saya membentuk imajinasi saya sendiri dari sebuah foto dari Lenin sebagai sesosok raksasa yang perkasa dan representasi pria sejati,” ungkap Stalin dikutip Stephen Kotkin dalam Stalin: Paradoxes of Power, 1878-1928.
Sejak rapat partai wilayah Georgia di akhir November 1905, Stalin bersama dua rekannya terpilih mewakili agenda konferensi pertama partai di St. Petersburg. Stalin dan kedua rekannya sudah tiba pada 3 Desember 1905 dan berencana untuk kopdar dengan Lenin dan para petinggi partai lain di konferensi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















