top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Momentum Zulkifli Lubis

Kronik perjalanan hidup Zulkifli Lubis, Bapak Intelijen Indonesia.

Oleh :
25 Des 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Zulkifli Lubis semasa aktif di militer. (Dok. Keluarga Zulkifli Lubis).

  • 26 Des 2024
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 1 Jan

26 Desember 1923 Zulkifli Lubis lahir di Banda Aceh.


1940 Menyelesaikan sekolah dasar (HIS) dan sekolah menengah pertama (MULO) di Aceh.


1942 Sekolah menengah atas di AMS-B Yogyakarta sampai kelas dua karena Jepang datang. Dia kemudian masuk Seinen Kurenso (tempat latihan pemuda) di Yogyakarta.


Januari 1943 Masuk sekolah intelijen Seinen Dojo (tempat penggemblengan pemuda) di Tangerang. Setelah lulus melanjutkan ke Renseitai (pusat pelatihan perwira) di Bogor dan menjadi asisten instruktur pendidikan shodancho (komandan peleton).


Februari 1944 Melatih sekira 1.500 orang untuk tiga daidan (batalion) di Bali sampai Juni 1944. Setelah itu, belajar teori dan praktik intelijen ke Malaysia, Singapura, dan Malaka (Penang).


Agustus/September 1945 Mendirikan badan intelijen pertama, Badan Istimewa (BI). Di dalamnya ada Penyelidik Militer Khusus (PMC).


Mei 1946 Memimpin Badan Rahasia Negara Indonesia (Brani), dan satuan di lapangannya atau FP (Field Preperation).


April 1947 Menjadi wakil Bagian V (KP V), peleburan Brani dengan Badan Pertahanan B yang dibentuk Menteri Pertahanan Amir Sjarifuddin.


1948 Mengepalai Staf Umum Angkatan Darat (SUAD)-I merangkap kepala Markas Besar Komando Jawa (MBKD)-I.


1949 Memimpin badan intelijen baru, Intelijen Kementerian Pertahanan (IKP).


1952 Membentuk Bisap (Biro Informasi Angkatan Perang).


1955 Menggagalkan prosesi pelantikan KSAD terpilih, Kolonel Bambang Utoyo.


1956 Selaku wakil KSAD, Lubis merestui Panglima Divisi Siliwangi A.E. Kawilarang melakukan pemberantasan korupsi. Lubis bersama beberapa perwira Siliwangi juga merencanakan gerakan militer ke ibukota untuk menurunkan kabinet. Namun, upaya itu keburu tercium A.H. Nasution. Lubis memilih buron.


1957 Upaya pembunuhan pertama terhadap Presiden Sukarno yang dikenal dengan Peristiwa Cikini terjadi pada 30 November. Pelakunya pemuda-pemuda dari Bima yang kenal dekat dengan Lubis. Lubis melarikan diri ke Sumatra sebelum ada upaya penangkapan.


1958 Bersama beberapa panglima di Sumatra serta politisi Masyumi dan PSI, Lubis ikut mendukung proklamasi Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).


1961 Pasca kekalahan PRRI dan keluar-masuk hutan, Lubis menyerah. Dia lalu dipindahkan ke Cipayung, Jakarta mengikuti karantina politik indoktrinasi Manipol-USDEK.


1964 Mendekam di Rumah Tahanan Militer Budi Utomo, Jakarta.


1966 Lubis bebas dari tahanan.


1967 Mendirikan lembaga reseach and develompment Reda.


1970 Mendirikan perusahaan PT Riau Timas.


23 Juni 1993 Meninggal dunia di RS Pertamina Pusat dan dimakamkan di TMP Dreded, Bogor.


Berikut ini laporan khusus Zulkifli Lubis.

Majalah Historia Nomor 4, Tahun I, 2012

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page