top of page

27 Maret 1968: Wilhelmus Zakaria Johannes Menjadi Pahlawan Nasional

Wilhelmus Zakaria Johannes ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional karena berjasa dalam kedokteran khususnya bidang radiologi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pemberangkatan jenazah WZ Johannes dari Gereja Immanuel menuju pemakaman. (ANRI).

27 Mar
2 menit membaca

HARI ini dalam sejarah, 27 Maret 1968, Prof. dr. Wilhelmus Zakaria Johannes ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan Surat Keputusan Presiden No. 06/TK/1968.


Wilhelmus Zakaria Johannes lahir di Termanu, Rote, Nusa Tenggara Timur pada 16 Juli 1895. Dia sepupu Prof. Dr. Ir. Herman Johannes (pejuang, ilmuwan, guru besar dan rektor UGM) dan paman dari Helmi Johannes (presenter berita dan produser eksekutif VOA Indonesia). Herman Johannes ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2009.


WZ Johannes lulus dari School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) atau Sekolah Dokter Bumiputra pada 1920. Setahun kemudian dia menjadi dosen di Nederlandsch-Indische Artsen School (NIAS) atau Sekolah Dokter Hindia Belanda di Surabaya. Setelah itu, pada 1930 dia bertugas di rumah sakit Muara Aman Bengkulu, Kayu Agung Sumatra Selatan, dan Palembang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page