top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

A Journey to Greatness: Chess in Indonesia

Chess players are everywhere. Like fish in the ocean, they are easy to find. Yet, Indonesia's chess masters are like a needle in a haystack.

5 Okt 2022

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Illustration chess in Indonesia. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

ON the seventh floor of Nusantara I Building of the House of Representatives of the Republic of Indonesia (DPR RI) in Senayan area, Jakarta, Utut Adianto was welcoming a guest. In a room with a large oval table situated in the center, some of his colleagues were taking a lunch break. Utut himself chose to sit in the smaller adjacent room where he carried his day-to-day responsibility as the Floor Leader of Indonesian Democratic Party of Struggle.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Hubungan diplomatik Indonesia dan Belgia secara resmi sudah terjalin sejak 75 tahun silam. Namun, siapa nyana, kemerdekaan Belgia dari Belanda dipicu oleh Perang Jawa.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Prajurit Keraton Ikut PKI

Prajurit Keraton Ikut PKI

Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
bottom of page