top of page

Akhir Tragis Overste Romantis

Dikenal sebagai perwira cerdas dan flamboyan, kematian Oesman Soemantri berselimut misteri.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sabotase kareta api oleh SP 88. (Gahetna).

12 Sep 2024
2 menit membaca

Diperbarui: 1 Feb

NAMA SP 88 tak bisa dipisahkan dari sosok Overste Oesman Soemantri. Dia adalah salah satu pendiri dan otak di balik strategi yang dijalankan SP 88. “Pak Oesman terkenal sebagai perwira cerdas. Kemampuan berbahasa asingnya bagus,” ujar Gar Soepangat, mantan anak buah Oesman di SP 88.


Oesman lahir di Jakarta sekitar awal 1920. Tak banyak orang tahu jika pemuda berkulit putih itu merupakan cucu penyair besar Betawi: Muhammad Bakir. Tak heran Oesman pandai melukis dan bisa menulis puisi. “Karena ketampanan dan kemampuannya dalam bidang seni, Pak Oesman dikenal sebagai perwira yang berjiwa romantis,” kata Soepangat.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page