top of page

Banjir Darah di Puri Smarapura

Demi memonopoli opium, pasukan Belanda menyerbu Puri Smarapura untuk menghabisi laskar dan keluarga Kerajaan Klungkung.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pertempuran habis-habisan raja Bali terakhir yang diabadikan dalam Monumen Puputan Klungkung. (klungkungkab.go.id).

  • 24 Okt 2023
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 28 Apr

SATU dari 472 artefak asal Indonesia yang direpatriasi dari Belanda tahun ini adalah keris pusaka Klungkung. Meski belum bisa dipastikan secara detail siapa pemiliknya, keris yang bilahnya berbahan nikel dan gagangnya bertabur batu permata serta berlapis emas itu sangat kental menggambarkan keris milik seorang bangsawan Kerajaan Klungkung yang dijarah Belanda dari Puri Smarapura semasa Puputan Klungkung 1908.


“Yang kembali [tahun] ini 472 objek dari empat koleksi berbeda. [Salah satunya] keris dari Klungkung. Tahun 1908 Belanda menyerbu Klungkung, terjadi puputan. Ini kerisnya dibawa ke sana [Belanda],” ujar Dirjen Kebudayaan RI Hilmar Farid dalam siniar bertajuk “Belanda Kembalikan Ratusan Benda Pusaka tapi Tak Ada Ganti Rugi Korban Westerling” di akun Youtube Akbar Faizal Uncensored, 17 Juli 2023.


Sebagaimana jarahan Belanda yang lain, keris yang disimpan Belanda selama 115 tahun itupun “berlumuran darah”. Ia jadi saksi bisu Puputan Klungkung yang menewaskan ribuan nyawa, termasuk penguasa Kerajaan Klungkung Dewa Agung Jambe II.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Getol berorganisasi ketimbang kuliah, Ahmad Subardjo mengubah haluan Perhimpunan Indonesia. Menggagas lambang sampai bikin kopiah untuk identitas nasional.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah dituduh pro-Amerika gara-gara meloloskan flm Hollywood.
bg-gray.jpg
Presiden Sukarno menggagas program transmigrasi Djajaloka untuk menyejahterakan eks pejuang Perang Kemerdekaan. Gejolak politik dan transisi kekuasaan menjadikannya melenceng dari tujuan awal.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo melanjutkan pendidikan ke Belanda. Dia berjejaring dengan orang-orang dari berbagai negara dalam gerakan melawan imperialisme dan kolonialisme.
Kumpulan lukisan koleksi Istana Kepresidenan kembali dipamerkan di Jakarta. Ada kisah menarik di baliknya
Kumpulan lukisan koleksi Istana Kepresidenan kembali dipamerkan di Jakarta. Ada kisah menarik di baliknya
Ini cerita dari negeri studi banding. Lakonnya soal Palang dan Bulan.
Ini cerita dari negeri studi banding. Lakonnya soal Palang dan Bulan.
 Tak hanya nostalgia, film Susi Susanti: Love All mengajak publik menghargai setiap tetes keringat dan air mata atlet di balik prestasi mengharumkan negeri.
Tak hanya nostalgia, film Susi Susanti: Love All mengajak publik menghargai setiap tetes keringat dan air mata atlet di balik prestasi mengharumkan negeri.
Tim Thomas dan Uber Cup Indonesia tetap tampil maksimal di tengah kerusuhan Mei 1998. Tim Thomas berhasil mempertahankan gelar juara.
Tim Thomas dan Uber Cup Indonesia tetap tampil maksimal di tengah kerusuhan Mei 1998. Tim Thomas berhasil mempertahankan gelar juara.
Menjadi pemimpin muslim ideal tak mudah. Ia harus menjalankan tugas layaknya nabi.
Menjadi pemimpin muslim ideal tak mudah. Ia harus menjalankan tugas layaknya nabi.
Di masa silam, Watford FC senantiasa wara-wiri di kasta bawah. Di tangan Sir Elton John, klub itu memulai sejarah baru.
Di masa silam, Watford FC senantiasa wara-wiri di kasta bawah. Di tangan Sir Elton John, klub itu memulai sejarah baru.
transparant.png
bottom of page