- 25 Mei 2023
- 6 menit membaca
Diperbarui: 21 Apr
KOTA Valenciennes di Prancis Utara mestinya sudah tak lagi jadi medan pertempuran pada 26 Mei 1940. Sisa-sisa pasukan Prancis sudah kocar-kacir keluar dari kota. Namun ketika barisan Resimen ke-1 Divisi Infantri ke-1 Angkatan Darat (AD) sebagai pasukan cadangan memasuki kota, beberapa prajuritnya masih jadi korban. Salah satunya Pangeran Wilhelm, cucu kesayangan Kaisar Jerman dan Prussia, Wilhelm II.
Pangeran Wilhelm yang ketika itu sudah berpangkat oberleutnant (setara letnan satu) turut memimpin kompinya di Resimen ke-1 masuk ke kota Valenciennes atas perintah Generalleutnant Philip Kleffel. Rupanya masih terdapat sisa pasukan Prancis hingga terjadi baku tembak. Sang pangeran pun kena tembak.
Para prajurit pun buru-buru membawanya ke bangsal medis dan kemudian ke rumahsakit darurat di Nivelles, Belgia. Nahas, nyawanya tak tertolong dan mengembuskan nafas terakhir di usia 33 tahun.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















