top of page

Benarkah Westerling Sakti Mandraguna?

Konon Westerling punya ilmu kebal dan indra keenam. Kelegendaan kisahnya acap disebar sebelum menggulirkan pembantaian.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kapten Raymond Pierre Paul Westerling (kanan) sang jagal Belanda yang konon katanya punya ilmu kebal dan indra keenam (Foto: nimh-beeldbank.defensie.nl)

  • 4 Apr 2020
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 22 Feb

BAGI generasi muda Sulawesi Selatan di masa kiwari, mungkin nama Raymond Pierre Paul Westerling sekadar nama dalam buku sejarah. Namun tidak begitu di era 1950 atau 1960-an. Di masa itu nama Westerling seolah tabu buat terucap dari mulut.


Perkaranya tak lepas dari kisah-kisah kebrutalan eks kapten cum komandan Depot Speciale Troepen (DST) atau pasukan khusus Belanda itu periode 1946-1947. Pemerintah RI menyebut korban pembantaian Westerling mencapai 40 ribu jiwa, meski di salah satu memoarnya, Mes Aventures en Indonésie (terjemahan: Challenge to Terror) ia hanya mengaku mencabut 463 jiwa warga sipil dan gerilyawan.


“Memang itu tahun 1950-1960an kalau orang Bugis, orang Makassar dengar namanya Westerling kayak apa emosinya,” ujar sejarawan Anhar Gonggong kepada Historia

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Rasa kebangsaan Ahmad Subardjo tergugah oleh tulisan Soewardi Soerjaningrat dan pidato Tjokroaminoto. Dia juga sempat menggeluti teosofi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo tak hanya berotak encer dalam pelajaran, wawasan dunia dan kesadaran kebangsaannya tumbuh berkat Jules Verne, Multatuli, hingga Sun Yat-sen.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
Sepakbolanya lahir dari zaman perang. Dirajut dari masa ke masa di tengah konflik.
Sepakbolanya lahir dari zaman perang. Dirajut dari masa ke masa di tengah konflik.
Selalu ada cerita di balik kemunculan maskot. Termasuk pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
Selalu ada cerita di balik kemunculan maskot. Termasuk pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Sekuel “Venom 2” menghadirkan drama-action berbalut komedi. Karakter anti-hero yang mulanya berasal dari sayembara penggemar.
Sekuel “Venom 2” menghadirkan drama-action berbalut komedi. Karakter anti-hero yang mulanya berasal dari sayembara penggemar.
transparant.png
bottom of page