- 17 Sep 2023
- 2 menit membaca
Diperbarui: 26 Apr
GERAKAN 30 September 1965, yang kata Orde Baru sebagai ulah PKI, dengan cepat digulung oleh Angkatan Darat yang dipimpin oleh Mayor Jenderal TNI Soeharto. Entah itu serdadu bawahan yang menculik di lapangan maupun pemimpin gerakan seperti Letkol Untung dan Kolonel Abdul Latief, semua disikat.
Dengan cepat Untung disidang dan dihukum mati sebelum tahun 1967. Setelahnya, sebelum 1969, para pelaku di lapangan yang kebanyakan berpangkat sersan, juga disidang dan di antaranya terkena hukuman mati. Para pelaku di lapangan umumnya anggota Batalyon Kawal Kehormatan Resimen Tjakrabirawa, pasukan pengawal Presiden Sukarno.
Komandan batalyon mereka adalah Letkol Untung. Anggota batalyon ini adalah pasukan pilihan dari batalyon elite Angkatan Darat di Jawa Tengah, Banteng Raider. Mereka yang dijatuhi hukuman mati itu kemudian ditempatkan di Penjara Cipinang, Jakarta Timur.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















