top of page

Setelah Rohayan Menembak Soeprapto

Norbertus Rohayan terlibat G30S dan dihukum mati. Di masa penantiannya, anggota Tjakrabirawa ini kena diabetes.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Adegan Jenderal TNI Soeprapto menghadapi pasukan Tjakrabirawa yang akan membawanya dalam film Pengkhianatan G30S/PKI. (Tangkapan layar Pengkhianatan G30S/PKI).

23 Okt 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 15 Feb

PADA 15 Februari 1990, Yohannes Surono, Paulus Satar Suryanto, Simon Petrus Solaiman, dan Norbertus Rohayan diambil dari sel mereka di Penjara Cipinang. Mereka dibawa ke tempat lain untuk dieksekusi.


Mereka semua merupakan tahanan politik (tapol) 1965 eks prajurit Tjakrabirawa, pasukan pengawal Presiden Sukarno, yang terlibat dalam Gerakan 30 September (G30S) 1965. Peran mereka hampir sama, menculik jenderal-jenderal Staf Umum Angkatan Darat (SUAD) untuk dihadapkan ke presiden lantaran para jenderal itu diduga menjadi anggota Dewan Jenderal yang akan mengkudeta Presiden Sukarno.   

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page