top of page

Berkaca pada Ekonomi Kerakyatan Bung Hatta

Koperasi warisan Bung Hatta dipahami salah kaprah. Kapitalisme pun merajalela.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mohammad Hatta alias Bung Hatta terinspirasi koperasi dari Skandinavia dan Taman Siswa. (nationaalarchief.nl).

14 Agu 2021
7 menit membaca

Diperbarui: 18 Mei

PERAYAAN HUT RI ke-76 tampaknya tak akan dimeriahkan perlombaan-perlombaan gembira seperti tahun-tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 bakal mewarnai peringatan 17-an nanti dengan “perlombaan” bertahan hidup rakyat Indonesia, terutama kelas menengah-bawah.


Pasalnya, sejak pandemi Covid-19 melanda dua tahun silam, perekonomian rakyat kecil paling terdampak. Terlebih sejak pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak Juli 2021, sementara bantuan sosial yang mestinya mereka terima carut-marut entah siapa yang mencatut.


Kendati tidak akan sepenuhnya mengatasi masalah, tidak ada salahnya kita kembali menengok pemikiran ekonomi kerakyatan Bung Hatta, yang bulan ini sedang diperingati hari kelahirannya. Pemikiran ekonomi kerakyatan yang divisikan Bung Hatta masih sangat relevan untuk diteladani generasi muda dan para pengambil kebijakan saat ini.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
transparant.png
bottom of page