top of page

Bidan Dihadirkan untuk Menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Pemerintah kolonial Belanda menghadirkan bidan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Tak berjalan lantaran sepi peminat. Pendidikan kebidanan mengalami pasang surut.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Nyonya Bervoets dan suaminya bersama perawat dan bidan di Mojowarno, Surabaya, 1910. (Wereldmuseum Amsterdam/Wikimedia Commons).

30 Agu 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 5 Mei

TINGGINYA angka kematian ibu dan bayi pada awal abad ke-19 memunculkan gagasan untuk menghadirkan bidan di negeri jajahan. Kala itu, bidan Eropa masih sangat terbatas. Pelayanan kebidanan pun hanya diperuntukkan bagi orang Eropa di kota besar.


Alhasil, dukun beranak jadi andalan dalam membantu persalinan orang pribumi dan indo. Bahkan, terkadang perempuan kulit putih di pelosok pun menggunakan jasa mereka. Praktik tersebut tidak disukai ahli medis Eropa. Mereka menganggap dukun bayi tidak hiegenis dan kurang pengetahuan.


Mereka juga berpendapat, ketidaktahuan dan kenekatan dalam menangani kasus kelahiran yang sulit jadi penyebab kematian ibu dan anak. Oleh karena itu, para dokter Eropa memperkenalkan bidan ke negeri jajahan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
Lorong Zaman Puasa
Lorong Zaman Puasa
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Selain Indonesia, Belanda juga mengembalikan enam koleksi rampasan era kolonialnya ke Sri Lanka.
Selain Indonesia, Belanda juga mengembalikan enam koleksi rampasan era kolonialnya ke Sri Lanka.
Kendati rakyatnya kelaparan, Soetardjo tidak sudi menerima bantuan pangan dari pihak musuh.
Kendati rakyatnya kelaparan, Soetardjo tidak sudi menerima bantuan pangan dari pihak musuh.
Bukti-bukti kekerasan pasca Peristiwa 1965 begitu gamblang. Namun, proses penyelesaian yang diharapkan tidak ada kejelasan.
Bukti-bukti kekerasan pasca Peristiwa 1965 begitu gamblang. Namun, proses penyelesaian yang diharapkan tidak ada kejelasan.
transparant.png
bottom of page