top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Bong Supit Bogem

Sebuah dusun di Yogyakarta jadi trade mark usaha jasa khitan sejak puluhan tahun lalu hingga kini. Mengkhitan semua kalangan hingga keraton dan Cendana.

Oleh :
Historia
28 Okt 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Prosesi khitanan putra mahkota Sultan Hamengkubuwono VII di alun-alun utara Yogyakarta tahun 1920. (Kassian Cephas/Tropenmuseum).

  • 28 Okt 2023
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 10 Jan

KETIKA hendak mengkhitankan anak lelakinya pada awal 1990-an, Daruni bersama suaminya mendatangi bong supit Bogem di daerah Kalasan, Prambanan, Yogyakarta. “Dalam alam pikir orang Yogya, jika ingin supit ya ke Bogem,” ujar Uni, panggilan akrab Daruni, merujuk juru khitan di dusun Bogem, tepatnya di Jalan Solo Km. 16 Kalasan, Sleman, Yogyakarta. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page