top of page

Buya Hamka Ulama Panutan

Chand Parwez Servia mengidolakan Buya Hamka. Sosok ulama teladan dalam suasana keberagaman.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Chand Parwez Servia, produser Starvision. (@chandparwez).

31 Jul 2020
2 menit membaca

Diperbarui: 17 Feb

SEJAK remaja, Chand Parwez Servia (61) ikut membantu kakaknya yang jadi pengusaha bioskop di kota kelahirannya, Tasikmalaya. Ketika duduk di bangku kuliah, kakaknya mempercayakan sebuah bioskop di Cirebon kepadanya. Pada masa itulah, pria berdarah Pakistan ini belajar negosiasi dengan produser sekaligus mempelajari cara kerja produser film.


Kegiatan Chand Parwez di bisnis film mulai dikenal luas ketika dia ikut mendirikan Festival Film Bandung, yang kemudian dilarang pemerintah Orde Baru. Agar festival film itu tetap berjalan, dia mengubah nama kegiatan menjadi Forum Film Bandung. Tahun 1995, dia mendirikan rumah produksi Starvision.


Sampai sekarang, rumah produksinya telah memproduksi puluhan film, sinetron, dan acara televisi. Beberapa film di antaranya box office dan meraih penghargaan bergengsi.



Ditemui dalam diskusi Hari Film Nasional di Museum Nasional, kepada Historia, Chand Parwez berbagi cerita kekagumannya pada Buya Hamka, seorang ulama, sastrawan, sejarawan, dan politisi.


Abdul Malik Karim Amrullah, atau lebih dikenal dengan Buya Hamka, lahir di Desa Kampung Molek, Maninjau, Sumatra Barat, pada 17 Februari 1908. Namanya diabadikan Muhammadiyah sebagai Universitas Hamka. Dia pun masuk dalam daftar Pahlawan Nasional Indonesia. Lewat karyanya Di Bawah Lindungan Ka’bahdan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, nama Hamka melambung sebagai sastrawan.


Bagaimana Hamka menjadi sosok yang inspiratif untuk anda?

Dia mengajarkan kehidupan, menjadi sosok muslim yang tepat, rahmatan lil ‘alamin. Dia ahli agama, budayawan, dan juga orang yang rendah hati, sangat positif dan dalam banyak hal dia dedikasikan hidupnya untuk kepentingan umat.


Sejak kapan anda mengidolakan Hamka?

Dari dulu. Sudah lama dia menjadi tokoh favorit saya.


Pelajaran apa yang bisa dipetik untuk kehidupan masa sekarang?

Tokoh seperti dialah yang kita nantikan di era sekarang. Dia bisa hidup dalam keberagaman kita, pluralisme, dengan sangat baik.



Bagaimana cara anda mewujudkan kekaguman itu?

Saya mau buat filmnya. Alhamdulillah saya bisa menjadikan sosoknya sebagai tokoh dalam film biopic. (Film Buya Hamka diperankan Vino G. Bastian diproduksi tahun 2020).


Apa yang diharapkan dengan menampilkan sosok Buya Hamka dalam film?

Kata-kata, ungkapan yang dikatakan Buya, menjadi pesan positif. Orang mengenalnya dari karyanya dan buku-bukunya juga difilmkan. Ucapan-ucapannya menjadi materi sosial media. Tapi dia secara real seperti apa? Nah, menurut saya beliau adalah seorang panutan.


Apa yang paling anda ingat dari sosok Buya Hamka?

Banyak. Dia adalah sosok ulama yang bersahaja. Itu luar biasa. Karyanya yang saya sangat suka adalah Tafsir Al-Azhar. Kadang membaca Al-Qur'an sulit kalau cuma membaca artinya. Di situ Anda bisa menemukan banyak hal.*



Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Keracunan bedak pernah memakan korban di Inggris. Bedak berbahaya terus diawasi dan menjadi perhatian tenaga medis hingga kini.
Keracunan bedak pernah memakan korban di Inggris. Bedak berbahaya terus diawasi dan menjadi perhatian tenaga medis hingga kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Sejak kapan pria takut menjadi botak? Mengapa mereka pikir botak memalukan?
Sejak kapan pria takut menjadi botak? Mengapa mereka pikir botak memalukan?
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
transparant.png
bottom of page