- 11 Mei 2023
- 4 menit membaca
Diperbarui: 12 Mar
BATAVIA pernah termasyhur sebagai Koningin van het Oosten atau Ratu dari Timur karena keindahannya yang memesona para pelancong maupun penduduk kota pada abad ke-18. Namun, Batavia kemudiandijuluki Graf der Hollanders atau kuburan orang Belanda.
Pengarang asal Amerika Serikat, Willard A. Hanna dalam Hikayat Jakarta menulis bahwa pada puncak kejayaannya, Batavia justru mengalami kemerosotan. “Batavia pada abad ke-17 memang bukan merupakan daerah yang sehat, tetapi pada abad ke-18 mulai kelihatan sebagai tempat menyimpan mayat atau tulang-tulang (rumah mayat),” tulis Hanna.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















