- 22 Mei 2018
- 3 menit membaca
Diperbarui: 1 hari yang lalu
SENI pertunjukan teater tradisional ludruk tumbuh dan berkembang di Jawa Timur. Salah satu kelompok yang masih eksis hingga kini adalah Kartolo cs.
Kartolo selalu menghadirkan kisah sehari-hari, seperti problem kenakalan remaja, gaji pas-pasan, hingga persoalan rumah tangga. Dagelannya yang spontan dan berdasarkan improvisasi pemain kerap membuat penonton terpingkal-pingkal.
Asal-usul kesenian ludruk tak diketahui secara pasti. Namun, menurut Matthew Isaac Cohen, profesor teater dari Royal Holloway, University of London, jejak ludruk bisa dilihat lewat laporan A.D. Cornets de Groot, residen Belanda di Gresik, yang menggambarkan keadaan Kota Gresik pada 1822 hingga 1823.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















