top of page

Cerita dari Gulungan Pita

Gulungan pita yang pernah populer tinggal cerita. Kini musik dinikmati secara digital.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kumpulan kaset pita.

23 Jan 2023
5 menit membaca

PENYANYI keroncong Anastasia Astutie masih ingat ketika ia rekaman dengan menggunakan alat rekam analog (kaset pita). “Agak melelahkan ya,” ujarnya. Ia mengibaratkannya rekaman menggunakan kaset seperti mengetik menggunakan mesin tik manual, sementara rekaman digital (menggunakan CD) ibarat mengetik menggunakan komputer. “Kalau mesti ngulang kan mesin tik manual kita mesti me-re type dari atas. Kalau komputer kan dilihat yang salah-salah saja,” ujarnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page