top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Cerita dari Gulungan Pita

Gulungan pita yang pernah populer tinggal cerita. Kini musik dinikmati secara digital.

23 Jan 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Kumpulan kaset pita.

PENYANYI keroncong Anastasia Astutie masih ingat ketika ia rekaman dengan menggunakan alat rekam analog (kaset pita). “Agak melelahkan ya,” ujarnya. Ia mengibaratkannya rekaman menggunakan kaset seperti mengetik menggunakan mesin tik manual, sementara rekaman digital (menggunakan CD) ibarat mengetik menggunakan komputer. “Kalau mesti ngulang kan mesin tik manual kita mesti me-re type dari atas. Kalau komputer kan dilihat yang salah-salah saja,” ujarnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Prajurit Keraton Ikut PKI

Prajurit Keraton Ikut PKI

Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
bottom of page