top of page

Dapur Perjuangan di Priangan

Astana Anyar bukan hanya rumah bagi pasangan Sukarno dan Inggit Garnasih, tapi juga markas kaum pergerakan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Rumah Bersejarah Inggit Garnasih. (Indra Pratama/Historia.ID).

7 Mar 2023
6 menit membaca

Diperbarui: 17 Feb

BERADA di antara puluhan lapak barang bekas dan gerobak pedagang makanan keliling, rumah ini sekilas tampak biasa. Tak ada ticket box, spanduk besar, maupun papan nama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Penandanya hanyalah bendera merah putih yang berkibar di atas sebuah plakat bertuliskan Rumah Bersejarah Inggit Garnasih. Ia terlihat rapi dan bersih dibanding bangunan di sekitarnya.


Rumah ini pernah menjadi tempat tinggal pasangan Sukarno dan Inggit Garnasih. Ia juga menjadi tempat berkumpul kaum pergerakan. “Rumah ini bisa dikatakan posko atau dapur perjuangan,” ujar Tito Zeni Asmara Hadi, anak pasangan Ratna Djuami dan Asmara Hadi. Ratna Djuami adalah anak dari Murtasih, kakak Inggit, sementara Asmara Hadi, seorang sastrawan, anggota Partai Nasional Indonesia (PNI), dan murid Sukarno.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Inilah Piala Dunia, hajatan sepakbola sejagat yang selalu ditunggu. Di luar lapangan hijau ada drama-drama yang tak kalah menarik.
Inilah Piala Dunia, hajatan sepakbola sejagat yang selalu ditunggu. Di luar lapangan hijau ada drama-drama yang tak kalah menarik.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Kasus 1965 disidangkan melalui Pengadilan Rakyat Internasional. Akankah mencuri perhatian internasional?
Kasus 1965 disidangkan melalui Pengadilan Rakyat Internasional. Akankah mencuri perhatian internasional?
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
transparant.png
bottom of page