top of page

Digoelis Makassar Itu Bernama Paiso

Paiso aktif di PKI Makassar dan gigih menentang Belanda sedari muda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tahanan politik akan diberangkatkan ke Boven Digoel, 1927. (Wikimedia Commons).

13 Nov 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 20 Apr

PERINGATAN kematian Sun Yat Sen dihelat orang-orang Tionghoa Makassar di sebuah sekolah di daerah Baloeng pada 1925. Tak hanya dihadiri 200 orang Tionghoa, sekira 30 orang bumiputra juga hadir di sana. Salah satunya yang bernama Paiso.


Namun ketika di sana, Paiso langsung diamankan polisi. Paiso dikaitkan dengan komunisme. Meskipun menurut Overzicht van de Inlandsche en Maleisisch-Chineesche Pers, 1925 no. 20 (14 Mei 1925) dalam pertemuan itu komunis sedang tidak menjadi bahasan, Paiso –yang disebut-sebut sebagai orang Jawa kelahiran 1894– sudah kadung dianggap orang berbahaya.


Paiso, disebut Het Nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië tanggal 8 Februari 1924, adalah sekretaris Sarekat Rakjat daerah Makassar. Sarekat Rakjat Makassar itu berdiri pada November 1923. Ketuanya Alibin, seorang guru sekolah milik Sarekat Islam yang berasal dari Minangkabau; Wakilnya Mohamad Ali, pekerja di kantor syahbandar Makassar; dan bendaharanya Abdul Maki. Sarekat Rakjat terkait dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
Inilah muasal syal, kipas bagi penguasa, jas untuk acara resmi, dan fungsi dasi.
Inilah muasal syal, kipas bagi penguasa, jas untuk acara resmi, dan fungsi dasi.
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
Mengunjungi Gereja Sacrè-Coeur di Paris. Sebuah monumen peringatan untuk dua peristiwa yang memukul kaum Katolik Prancis.
Mengunjungi Gereja Sacrè-Coeur di Paris. Sebuah monumen peringatan untuk dua peristiwa yang memukul kaum Katolik Prancis.
Trauma itu tak pernah hilang. Namun Kroasia tetap menatap ke depan hingga bisa berbangga dengan prestasi di Piala Dunia.
Trauma itu tak pernah hilang. Namun Kroasia tetap menatap ke depan hingga bisa berbangga dengan prestasi di Piala Dunia.
Mewarisi ambisi JFK mendaratkan manusia di bulan 50 tahun lalu, Donald Trump terobsesi memasang bendera di Mars.
Mewarisi ambisi JFK mendaratkan manusia di bulan 50 tahun lalu, Donald Trump terobsesi memasang bendera di Mars.
Penggunaannya untuk komunikasi telah ada sejak ribuan tahun silam. Di masa modern, merpati tetap jadi pilihan.
Penggunaannya untuk komunikasi telah ada sejak ribuan tahun silam. Di masa modern, merpati tetap jadi pilihan.
transparant.png
bottom of page