- 27 Nov 2023
- 3 menit membaca
Diperbarui: 20 Apr
GEMPITA kemerdekaan yang telah diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 disambut rakyat dengan pendirian berbagai organisasi maupun badan perjuangan. Pada 15 September 1945, berdirilah Partai Buruh Indonesia (PBI). Beberapa bekas pekerja di Dinas Tenaga Kerja zaman pendudukan Jepang ada di dalam partai ini. PBI kemudian dipimpin oleh Setiadjit yang baru pulang dari Belanda dan Moesirin yang belum lama pulang dari Australia.
Ketika masih di Australia, Moesirin sudah bergerak melawan Kerajaan Belanda yang hendak menduduki kembali Indonesia. Koran De Waarheid tanggal 10 April 1947 menyebut Moesirin telah mengorganisir pemogokan buruh dermaga di Australia dalam rangka mendukung kemerdekaan Republik Indonesia.
Moesirin yang lahir di Madiun, 14 April 1901, ini memang terlibat dalam pergerakan buruh sedari muda. Berita De Locomotief edisi 9 Agustus 1927 menyebutkan Moesirin alias Soekarata sebelum 1927 adalah pegawai perusahaan kereta api negara, Staat Spoorwagen (SS). Di sana, Moesirin terus aktif berorganisasi dengan menjadi bagian dari serikat buruh perusahaan tersebut.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















