top of page

Dreamsea, Pusat Data Naskah Kuno Se-Asia Tenggara

Mendigitalisasi naskah kuno, mengabadikan khazanah budaya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Naskah kuno yang akan didigitalisasi Dreamsea.

  • 24 Jan 2018
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 25 Mei

MENGANTISIPASI kondisi naskah-naskah kuno se-Asia Tenggara yang minim perhatian, Centre for the Study of Manuscript Cultures (CSMC) Universitas Hamburg, Jerman bekerjasama dengan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat Universitas Islam Negeri (PPIM UIN) Syarif Hidayatullah (Syahid) meluncurkan program bertajuk Dreamsea pada Rabu (24/2/17) siang di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Program itu didanai lembaga amal Arcadia.


Dreamsea merupakan program digitalisasi naskah-naskah kuno se-Asia Tenggara yang digagas pada Desember 2017. Proses digitalisasi akan berjalan mulai Juni 2018 hingga 2022. Selama enam bulan pertama sejak Desember 2017, tim Dreamsea mempersiapkan protokol pendigitalan naskah kuno.


“Target secara keseluruhan 240 ribu gambar karena kalau menyebut manuskrip, satu manuskrip bisa jadi 50 halaman, jadi ini gambar. Cara pengumpulan lewat Jaringan Masyarakat Pernaskahan Nusantara, untuk di Indonesia khususnya. Kemudian, di Asia Tenggara kita menggunakan jaringan asosiasi-asosiasi sejarah. Di Filipina, misalnya, Philippine Historical Association,” kata Prof. Dr. Oman Fathurahman, salah satu penggagas Dreamsea dari PPIM UIN Syahid, kepada Historia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
bg-gray.jpg
Setelah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Muda meraih beragam penghargaan bergengsi. Tua populer sebagai anggota Golden Girls. Tapi kiprahnya di jagat hiburan tanah air masih belum berlalu.
Muda meraih beragam penghargaan bergengsi. Tua populer sebagai anggota Golden Girls. Tapi kiprahnya di jagat hiburan tanah air masih belum berlalu.
Kekayaan Edward Colston diperoleh dari jual-beli budak. Fakta ini sejak lama memancing perdebatan layak-tidaknya kedermawanan seorang pedagang budak diabadikan dalam sebuah monumen kota.
Kekayaan Edward Colston diperoleh dari jual-beli budak. Fakta ini sejak lama memancing perdebatan layak-tidaknya kedermawanan seorang pedagang budak diabadikan dalam sebuah monumen kota.
Kekaguman Salman Aristo Terhadap Hatta
Kekaguman Salman Aristo Terhadap Hatta
Adolf Hitler kagum pada permainan kabaddi. Mengapresiasi dengan sertifikat dan medali.
Adolf Hitler kagum pada permainan kabaddi. Mengapresiasi dengan sertifikat dan medali.
Lagu-lagunya abadi. Dari soal cinta sampai protes antiperang.
Lagu-lagunya abadi. Dari soal cinta sampai protes antiperang.
transparant.png
bottom of page