- 8 Jul 2025
- 7 menit membaca
Diperbarui: 6 hari yang lalu
INSTRUKSI Daendels pada 5 Mei 1808 merupakan landasan hukum yang kuat untuk melaksanakan pembangunan jalan raya di wilayah Priangan yang dilakukan dengan sistem upah. Pembangunan jalan ini dibayangi dugaan korupsi usai ditemukan laporan di lapangan yang menyebut pembayaran upah para pekerja tidak lancar, yang akhirnya menjadi salah satu penyebab utama kematian begitu banyak pekerja.
“Dalam pembikinan jalan [raya Daendels] inilah untuk pertama kali ada angka jumlah kurban yang jatuh 5.000 orang. Bahwa angka yang diberikan begitu bulatnya telah menunjukkan tidak rincinya laporan, hanya taksiran. Mungkin kurang, mungkin lebih. Setidak-tidaknya ini adalah genosida tidak langsung demi pembangunan, demi kelangsungan penjajahan dan kebesaran, kekayaan dan kemajuan Eropa.”
Demikian sastrawan Pramoedya Ananta Toer menggambarkan pembangunan jalan raya Daendels, yang membentang dari ujung barat hingga timur pulau Jawa, dalam Jalan Raya Pos, Jalan Daendels.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.















