top of page

Ekspansi Raja Cola sampai Sriwijaya

Penguasa Kerajaan Cola ini menaklukkan berbagai wilayah hingga Kerajaan Sriwijaya. Dia membawa Cola ke puncak kejayaan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gangaikondacholapuram, kota di Tamil Nadu yang pernah jadi ibukota Dinasti Cola era Rajendracola I. Foto: wikipedia.com.

19 Apr 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 3 Mei

DI BAWAH kendali Rajendracola I, Kerajaan Cola mungkin menjadi kerajaan Hindu paling mengagumkan di India. Dia melanjutkan pencapaian ayahnya, Rajaraja I, yang menundukkan beberapa wilayah di anak benua itu.


Arkeolog senior Puslit Arkenas, Bambang Budi Utomo mengatakan, secara umum Kerajaan India biasanya hanya berkuasa di Asia Selatan. Pengaruhnya yang menyebar ke berbagai wilayah, misalnya seni arca.


“Dia tidak berkuasa di luar Asia Selatan. Pengaruhnya ke mana-mana, misalnya di pantai barat Malaysia ada komunitas Tamil, di Sumatra juga ada, kemudian prasasti Tamil ditemukan juga di Lobu Tua,” jelas Bambang ketika ditemui di kantornya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Menghormati bendera bukan untuk memuliakannya tapi menghargai nilai kebangsaan di dalamnya.
Menghormati bendera bukan untuk memuliakannya tapi menghargai nilai kebangsaan di dalamnya.
transparant.png
bottom of page