top of page

Frank Lenz, Pesepeda Amerika yang Hilang Ketika Berkeliling Dunia (Bagian I)

Frank Lenz berkeliling dunia dengan sepeda membawa kamera dan mengirimkan catatan perjalanannya ke majalah. Ia hilang di tengah perjalanan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Frank Lenz berpose di studio sebelum memulai perjalanan keliling dunia. (David V. Herlihy, The Lost Cyclist).

26 Nov 2024
5 menit membaca

Diperbarui: 4 Jan

SELAMA enam hari berturut-turut hujan mengguyur kota Pittsburgh, Amerika Serikat. Setelah beberapa hari dibayangi cuaca buruk, hari Minggu pagi, 15 Mei 1892, matahari akhirnya menyembul dari balik awan tebal. Ratusan orang telah berkumpul di kantor pos pusat yang berlokasi di pusat kota Pittsburgh. Mereka datang berbondong-bondong untuk mengiringi kepergian Frank Lenz yang akan mengelilingi dunia dengan sepeda.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page