top of page

Gugurnya Mayor Bahrin Yoga

Perwira berjuluk Singa Medan Area itu gugur di tangan anak buahnya. Desas-desus beredar, mulai dari perkara wanita hingga ulah mata-mata Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Mayor Bahrin Yoga. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

  • 1 Sep 2021
  • 4 menit membaca

SUASANA mencekam menyelimuti Desa Pancur Batu, Deli Serdang, 28 Juni 1947. Hari masih pagi tapi berbagai kelompok laskar dan tentara Republik sudah berjejal di mana-mana. Entah mengapa, kebanyakan dari mereka menampilkan wajah bengis. Alamat bakal terjadi pertempuran begitu terasa.


“Di sana kami mendengar berita bahwa kemarin malamnya seorang mayor ditembak oleh seorang sersan mayor,” kenang Mohammad Radjab, wartawan kantor berita Antara, dalam reportasenya yang dibukukan berjudul Tjatatan di Sumatra.


Saat itu, Radjab ditugaskan Departemen Penerangan Republik Indonesia untuk meliput kondisi perjuangan di Sumatra. Kasus penembakan yang terjadi ketika rombongannya singgah di Pancur Batu turut terekam dalam catatan Radjab. Warga setempat menyebutkan bahwa yang ditembak seorang Aceh sedangkan yang menembak orang Batak. Rombongan Radjab pun berlalu meneruskan perjalanan dengan meninggalkan kesan atas insiden yang baru saja disaksikan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Anak muda putus sekolah dan menganggur menjadi problem di banyak daerah di Indonesia. Di Jombang, sebuah kota kecil di Jawa Timur, mereka diberikan keterampilan praktis dan praktik lapangan lalu dikirim ke Lampung dalam program Transmigrasi Pramuka.
bg-gray.jpg
The United States’ hydrogen bomb tests in the Eniwetok Atoll in the Pacific alarmed a member of the Indonesian House of Representatives, who urged the government to mobilize opposition on the international stage.
bg-gray.jpg
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
bg-gray.jpg
Setelah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
 Separuh hidupnya untuk dunia peran. Dua kali memerankan biopik legenda kulit hitam.
Separuh hidupnya untuk dunia peran. Dua kali memerankan biopik legenda kulit hitam.
Mengenang sang juru taktik dari Austria. Alfred Riedl si galak yang akan terus diingat dalam sejarah sepakbola Indonesia.
Mengenang sang juru taktik dari Austria. Alfred Riedl si galak yang akan terus diingat dalam sejarah sepakbola Indonesia.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
transparant.png
bottom of page