top of page

Haji Agus Salim, Diplomat yang Melarat

Dikenal hobi ngobrol, kemampuan intelektual Haji Agus Salim dikagumi banyak petinggi Belanda dan Inggris. Hanya seorang perempuan yang pernah mengalahkannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 21 Jan 2020
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 19 Mei 2025

Seorang profesor, sekaligus Perdana Menteri Belanda (1945-1946), Willem Schermerhorn dalam buku hariannya, Het Dagboek van Schermerhorn, secara gamblang pernah memuji sosok Haji Agus Salim. Menteri Muda Luar Negeri periode 1946-1947 ini digambarkan sebagai sosok ouwer heer (orang tua) yang sangat pintar. Bahkan di antara para perwakilan Republik yang pernah ditemui Schermerhorn selama masa perjuangan diplomasi.


“Dalam hubungan ini saya khusus ingat kepada Salim, yang pada suatu hari akan saya undang di Istana sini. Orang tua yang sangat pintar ini seorang jenius dalam bidang bahasa, bicara, dan menulis dengan sempurna, paling sedikit sembilan bahasa. Salim hanya memiliki satu kelemahan: selama hidupnya dia melarat,” kata Schermerhorn.


Pengakuan intelektual Negeri Belanda itu seolah mempertegas posisi Agus Salim di antara orang-orang Republik. Selama masa pengakuan kemerdekaan, ia menjadi satu dari sedikit tokoh yang dipercaya mewakili bangsa Indonesia dalam banyak perundingan di luar negeri. Bukan tanpa alasan kepercayaan itu diberikan kepadanya. Agus Salim dikenal memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Kawan-kawannya mengakui ia senang becakap-cakap.


Diceritakan Mohamad Roem dalam Bunga Rampai dari Sejarah, jurnalis kawakan Mochtar Lubis pernah merasakan sendiri pengalaman bercakap dengan Agus Salim. Selama berjam-jam Mochtar duduk mendengarkan The Grand Old Man (Sesepuh Agung) ini berbicara banyak hal.


“Sesudah dua jam saya bercakap-cakap dengan Pak Haji, saya minta undur diri, meskipun saya masih asyik mendengarkannya. Saya kira tidak sopan lagi kalau saya masih duduk terus,” katanya.


Tapi saat akan berdiri, Agus Salim ikut berdiri dan menekan pundak Mochtar, “Jangan buru-buru pulang,” kata Mochtar menirukan ucapan Agus Salim. “Baru sesudah becakap-cakap dua jam lagi, saya benar-benar pulang.”


Pada Perundingan Linggarjati tahun 1946, keampuhan komunikasi Agus Salim kembali diuji. Ia harus berhadapan dengan orang-orang Inggris, yang telah berabad-abad dikenal matang dalam urusan diplomasi. Saat itu Inggris mengirim seorang diplomat ulung Lord Killearn, yang ada di daftar teratas diplomat andalan pemerintah, untuk membantu mendamaikan permasalahan Belanda dan Indonesia. Selain menjadi penengah, kedatangan perwakilan Inggris itu juga dilakukan dalam upaya penarikan pasukannya dari Indonesia secara baik-baik demi menjaga muka pemerintah Inggris di dunia internasional.


Selama perundingan, Killearn terkesan dengan cara berdiplomasi Agus Salim. Ia disebut handal dalam urusan melobi.  “Mereka menemukan seorang seperti Haji Salim, yang mahir dalam beberapa bahasa Eropa Barat, dan bercakap-cakap dengan diplomat-diplomat tingkatan atas mereka, seolah-olah diplomasi bagi bangsa Indonesia suatu pekerjaan yang juga sudah dijalankan berabad-abad,” ucapnya.


Apakah dua contoh di atas bisa membuktikan Haji Agus Salim senang bercakap-cakap? Mohamad Roem menjawab: “Ya, itulah salah satu spesialisasinya. Ia betah sekali becakap-cakap dan menikmati juga, dan dengan siapa saja, wanita atau pria, atau berapa saja jumlah orangnya.”


Seorang diplomat yang senang bekomunikasi seperti Mohamad Roem saja terkadang heran dengan cara Agus Salim menarik orang untuk berbincang dengannya. Menurut dia seseorang biasanya akan membedakan materi pembicaraan tergantung siapa lawan bicaranya, tetapi tidak dengan Agus Salim. Siapapun lawan bicaranya, baik seorang terpelajar atau berpengetahuan sederhana, semua sama dalam pandangannya. Malah menurut Agus Salim bicara dengan orang yang sederhana pengetahuannya terasa lebih mudah.


“Kalau Haji Salim bicara dengan wanita kulit putih yang ayu-ayu, ia tidak lupa menyertakan sepatah dua patah kata tentang kecantikannya, karena hal itu sesuatu yang disukai dan dihargai di kalangan itu,” ucap Roem.


Namun ternyata Agus Salim juga pernah kalah dalam urusan bercakap-cakap. Pada suatu hari Mohamad Roem datang mengunjungi rumah Agus Salim. Setiba di sana ia menemukan semua orang, termasuk sang ouwer heer, sedang tertawa. Ketika Roem bertanya tentang apa yang menciptakan suasana gembira luar biasa itu. Dijawab salah seorang kerabat Agus Salim: “Paatje heft zijn meester gevonden.” (ada orang yang mengalahkan Paatje)


Rupanya Wakil Ketua Womens International Club baru saja datang bertemu dengan Agus Salim. Perempuan itu diketahui bernama Mrs. De Hartog. Apa yang mereka perbincangkan? Sangat banyak. Tapi si meesteres lebih senang bercakap-cakap sepertinya.


“Dalam percakapan selama kurang lebih satu setengah jam itu suara Haji Agus Salim hampir-hampir tidak terdengar,” kata Roem.


Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
bg-gray.jpg
Kala ditugaskan ke Pontianak, Rudy Blatt dapat informasi pembantaian rakyat oleh Jepang. Berinisiatif mencari para penjahat perang Jepang itu.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
transparant.png
bottom of page