top of page

Hantu Laut Bertemu Hantu Laut

Kisah empat prajurit Hantu Laut bertemu Hantu Laut dari dunia lain.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 9 Okt 2017
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 6 Jul 2025

FEBRUARI 2017, masyarakat Pulau Nongsa, Kepulauan Riau, dikejutkan oleh “kapal hantu”. Kapal tanker berbendera Malaysia yang sudah berkarat terdampar tanpa satu pun awak di dalamnya.


Kapal bernama MT Pisces itu lantas diamankan petugas PLP (Penjagaan Laut dan Pantai) Tanjung Uban, lantaran posisinya membahayakan pipa gas bawah laut dan jalur pelayaran. Saat dicek petugas PLP dengan KN Rantos P210, keadaan kapal seperti ditinggalkan nakhoda dan anak buah kapal.


Terdamparnya kapal itu menjadi misteri bagi masyarakat setempat. Sebagaimana misteri di lepas pantai yang sama dan dialami empat prajurit komando (prako) KKO TNI AL (kini Marinir) kala berpatroli pada masa konfrontasi dengan Malaysia tahun 1960-an.


Salah satu yang mengalaminya adalah Riyono, veteran KKO berpangkat terakhir pembantu letnan satu (peltu). Riyono yang saat itu berpangkat prako berangkat bersama rombongan Kompi RR Batalyon II ke perbatasan sekitar Batam sejak Desember 1963.


Markas utama mereka di Ksatrian TNI AL Tanjung Uban. Sementara pos-pos terdepan di beberapa pulau lainnya, termasuk Pulau Nongsa, di mana Riyono dan beberapa rekannya ditempatkan. Pada saat patroli, Riyono dan tiga temannya berpangkat prako sempat mengalami kejadian misterius bertemu “Hantu Laut”.


“Saya tidak ingat betul tanggal berapa dan bulan berapa saat kejadian itu. Yang pasti saat kami berempat bergiliran patroli dengan perahu kayu yang dipasangkan mesin. Tim kami ada saya, Wahadi, Muhani dan Suratno,” tutur Riyono kepada Historia.


Riyono dan tiga rekannya bergiliran patroli setiap sore sampai malam. Ketika sudah berada di lautan lepas perairan Nongsa, tiba-tiba mereka dikejutkan dengan sebuah kejadian mistis.


“Tiba-tiba di tengah laut itu, kita melihat seperti ada tembok. Kelihatannya seperti tembok hitam. Tidak bisa kita tembus,” kenang Riyono.


Tidak butuh waktu lama untuk saling diskusi, mereka memutuskan untuk balik kanan. Kejadian itu pun sempat pula ditanyakan Riyono pada masyarakat setempat.


“Kalau cerita orang situ, memang ada kisah-kisah hantu laut. Lha, kita KKO sendiri kan disebutnya Hantu Laut. Bisa ketemu hantu laut yang begitu. Kata orang situ, untung kita tidak lepas tembakan ke arah tembok hitam itu. Kalau ditembak, mungkin nasib kita beda,” kata pensiunan berusia 75 tahun itu.


Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
transparant.png
bottom of page